Disdiksu Bantah ‘Main Mata’ di Kelulusan Siswa, Ini Penjelasan Koordinator PPDB Sumut

News35 Dilihat

MEDAN – Koordinator Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Basir Hasibuan, membantah tudingan ‘main mata’ terhadap kelulusan siswa baru, seperti yang diberitakan sejumlah media massa.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima BhinekaNews.com, Kamis (13/6/2024), Basir Hasibuan mengakui, hasil pengumuman PPDB pada tanggal 29 Mei 2024 khusus jalur Zonasi terdekat SMK, dimana terdapat beberapa siswa yang terlanjur diumumkan lulus dalam portal, dimana sebagian merasa dirugikan karena sudah muncul dalam portal dan pengumuman berikutnya setelah update aplikasi menjadi tidak lulus.

BACA JUGA :  Perkara PKPU, Termohon Siap Membayar Hutang asalkan 40 SHM Miliknya Dikembalikan Dalam Persidangan

“Sebagai bagian dari transparansi, perlu kami sampaikan beberapa hal, diantaranya: di dalam proses perencanaan Penerimaan Peserta Didik Baru sesuai pedoman pelaksanaan PPDB dalam keputusan sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi nomor 47 tahun 2023 tentang penetapan sebaran peserta didik dan sesuai hasil rapat dalam penetapan juknis, dimana sebaran peserta didik minimal satu kilometer,” urainya.

Lebih lanjut diterangkannya, dalam rapat zoom telah disampaikan bahwa kewajiban mendata siswa sebaran minimal satu kilometer khusus untuk Zonasi SMA.

BACA JUGA :  Box Pedagang Pakaian Kaki Lima Hilang Dicuri, Silvia Alami Kerugian Rp70 Juta

“Namun, terdapat 59 sekolah dari 276 sekolah SMK Negeri yang melakukan penginputan ke dalam aplikasi. Setelah pengumuman, ada beberapa sekolah yang melakukan Klarifikasi atas jarak yang terdekat tidak lulus, sedangkan yang jarak yang lebih jauh dinyatakan lulus karena mengacu pada data yang diinput sekolah ke dalam aplikasi, sehingga panitia menyampaikan kepada programer agar melakukan seleksi sesuai ukuran jarak yang sebenarnya,” papar Basir.

BACA JUGA :  Mujianto Ditahan Kejati Sumut terkait Kasus Dugaan Kredit Macet Rp39,5 M di BTN Medan

Setelah dilakukan Update terbaru, sambungnya, maka dikeluarkan pengumuman yang sesungguhnya sesuai jarak terdekat dan valid.

Meski demikian, Basir mengaku telah terjadi kelalaian.

“Atas kelalaian tersebut kami memohon maaf kepada semua calon peserta didik yang merasa dirugikan dan menjadi catatan perbaikan kami selaku panitia dalam menjalankan tugas mulia melayani masyarakat.” imbuhnya, sembari mempersilahkan siapa saja untuk datang ke Dinas Pendidikan Sumut untuk mengonfirmasi terkait kelulusan siswa SMA/SMK.(Bj)