Categories: News

DPP HARI Soroti Gelombang PHK Massal, Desak Pemerintah Hadir Beri Solusi Nyata

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Aktivis Republik Indonesia (DPP HARI) menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan PHK massal yang terjadi di berbagai sektor industri di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua Harian DPP HARI, HM. Nezar Djoeli, menilai gelombang PHK yang terus terjadi tidak hanya berdampak pada hilangnya mata pencaharian para pekerja, tetapi juga berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi keluarga serta meningkatkan angka pengangguran di Indonesia.

Menurut Nezar Djoeli, pemerintah harus segera mengambil langkah konkret dan terukur agar persoalan ini tidak semakin meluas.

“Kami meminta pemerintah untuk hadir memberikan solusi nyata bagi para pekerja yang menjadi korban PHK. Negara tidak boleh membiarkan masyarakat menghadapi persoalan ini sendirian,” tegas Nezar kepada wartawan, Kamis (2/7/2026).

DPP HARI menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah, yaitu:

1. Pemerintah segera mencari solusi komprehensif atas maraknya PHK yang terjadi di berbagai sektor.
2. Memastikan pembayaran hak dan honor pekerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk ketentuan dalam Undang-Undang Cipta Kerja beserta regulasi turunannya di bidang ketenagakerjaan.
3. Menjamin tersedianya lapangan pekerjaan, khususnya di sektor industri, sehingga para pekerja yang terkena PHK dapat kembali memperoleh pekerjaan yang layak.
4. Meningkatkan kualitas dan standar kompetensi tenaga kerja melalui program pelatihan, peningkatan keterampilan (upskilling), dan pelatihan ulang (reskilling) bagi para korban PHK agar mampu bersaing di dunia kerja.
5. Menjamin akses pendidikan mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi, termasuk pembiayaan sekolah maupun kuliah bagi keluarga yang terdampak PHK agar anak-anak mereka tidak kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.

Nezar Djoeli menegaskan bahwa persoalan PHK harus menjadi perhatian bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, perlindungan terhadap pekerja merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“DPP HARI berharap pemerintah segera mengambil kebijakan yang berpihak kepada pekerja dan keluarganya. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, kami optimistis dampak PHK dapat diminimalkan serta kesejahteraan rakyat tetap terjaga,” tutup Nezar Djoeli. (r/isl)