Dua Orang Abang Adik Korban Penikaman Akhirnya Meninggal

Hukum, News, PERISTIWA, Viral100 Dilihat

DELI SERDANG – Dua dari tiga anak, korban penikaman sadis di Jl. Mesjid Gang Dahlia 7 Desa Bandarkhalipah Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Selasa (10/12/2024) pagi akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Murni Teguh Medan.

Korban meninggal dunia yakni OS ,4, dan abangnya DS ,5, sedangkan seorang lagi korbannya NS masih menjalani perawatan insentif. Jasad kedua bocah tersebut akan dikebumikan di pemakaman umum di Kecamatan Medan Marelan.

BACA JUGA :  Gudang Diduga Tempat Penyimpanan BBM Ilegal di Hamparan Perak Meledak dan Terbakar

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang pria tega menikam Tiga bocah bersaudara kandung hingga kritis di Jl. Mesjid Gang Dahlia 7 Desa Bandarkhalipah, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Senin siang.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Jhonson Sitompul SH,MH didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Jama Purba kepada wartawan di lokasi kejadian mengatakan, ketiga korban yang merupakan abang adik ini saat ini menjalani perawatan intensif di RS Murni Teguh Medan.

BACA JUGA :  Kakanwil Kemenkumham Sumut Sambut Baik Rencana Safari Dakwah Ustadz Abdurahman di Lapas dan Rutan

“Ketiga korban sempat dibawa ke RS Mitra Medika, karena kondisinya sangat parah lalu dipindahkan ke RS Murni Teguh sedangkan pelaku berinisial RS sudah diamankan,” ujar Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan menurut informasi peristiwa mengenaskan ini disebabkan pelaku sakit hati karena selalu diejek oleh korban. “Tersangka RS selalu diejek oleh para korban hingga membuat tersangka sakit hati dan menikam korban,” sebut Kapolsek.

BACA JUGA :  Wakil Kajati Sumsel Lantik Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV Baru, Ini Daftarnya

Sementara itu,  tersangka RS mengaku tidak menyesal telah menikam ketiga bocah yang masih tetangganya itu.

“Aku tidak menyesal. Seharusnya orangtuanya yang kucari tapi orangtuanya tidak ketemu. Mereka selalu sepele kali samaku karena aku tidak punya pekerjaan,” aku tersangka RS.

Dia mengaku tidak bisa mengendalikan emosi sehingga mengambil pisau dari dapur dan menikam ketiga anak tersebut. (wsp/isl)