• INDEKS
  • Redaksi
BhinekaNews
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
BhinekaNews
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Home Headline

Nezar Djoeli Minta Pemerintah Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional

bhineka2
1 Desember 2025
/ Headline, News, PERISTIWA
687 6
WAShare on FacebookShare on Twitter

MEDAN – CEO Perkumpulan Demokrasi 14 HM Nezar Djoeli menilai pemerintah pusat sangat lambat menetapkan Status Darurat Bencana atas banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh.

Menurutnya, rangkaian bencana besar yang terjadi beberapa hari kemarin harus dipandang sebagai “cobaan sekaligus teguran”, agar pemimpin negara lebih peka terhadap penderitaan rakyat.

BeritaTerkait

Kawan Cerita Sukses Gelar Aksi Kemanusiaan di Warkop Agam

Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Resmi Diberhentikan Sementara

Distribusi BBM Lumpuh Diterjang Banjir Sumatera: Pengamat Tuntut Evaluasi Total Pertamina

“Ini teguran bagi pemimpin yang tidak adil kepada rakyatnya. Negara harus cepat tanggap melihat kondisi di berbagai provinsi. Sampai hari ini status darurat bencana belum juga dikeluarkan Presiden,” ujar Nezar kepada media, Senin (01/12/2025).

Ia menilai, pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota memiliki keterbatasan anggaran untuk penanganan bencana tersebut, sehingga diperlukan keputusan dari pemerintah pusat agar bantuan dan relokasi dapat segera digerakkan secara massif.

Ia juga menyinggung laporan-laporan dari masyarakat yang menunjukkan 10 kecamatan di Aceh Tamiang terisolasi, bahkan muncul pula kabar ada warga yang meninggal akibat kelaparan.

“Di media sosial kita bisa lihat sendiri betapa banyak warga terjebak dan sangat membutuhkan bantuan. Kondisi ini tidak boleh dianggap enteng. Negara harus hadir,” tegasnya.

Nezar juga mengkritisi adanya informasi yang menyebut sebagian laporan warga di media sosial sekadar “panjat sosial”, sehingga membuat keputusan pusat terhambat.

“Kalau ada yang memberi bisikan sesat kepada Presiden, itu bahaya. Presiden harus melihat langsung data dan fakta di lapangan,” imbuhnya.

Lemahnya Pengawasan Hutan

Nezar Djoeli menyatakan, bencana yang terjadi tidak lepas dari kerusakan hutan akibat aktivitas perambahan, baik ilegal maupun berizin, sejak era pemerintahan terdahulu.

“Kita tidak menemukan kegiatan reboisasi yang nyata. Banyak hutan gundul. Ini menunjukkan lemahnya pengawasan,” katanya.

Ia bahkan menilai praktik-praktik pengelolaan hutan terindikasi “sistematis dan terstruktur” sehingga perlu evaluasi total.

Inventarisasi Perusahaan hingga Reboisasi Berbasis Rakyat

Tak hanya mengkritisi, sebagai tokoh masyarakat Sumatera Utara, Nezar Djoeli melontarkan beberapa solusi yang mungkin bermanfaat dan dapat diadopsi pemerintah.

Pertama, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan harus menginventarisasi seluruh perusahaan perambah hutan, baik berizin maupun tidak.

Kedua, pemeriksaan ketat titik koordinat wilayah kerja untuk melihat kesesuaian izin dengan kondisi lapangan.

Ketiga, cabut izin perusahaan yang melanggar dan lakukan penegakan hukum.

Selanjutnya, keempat, jalankan program reboisasi dan pelaksanaannya diserahkan kepada masyarakat melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas) dengan skema swakelola tipe 4, bukan oleh anak perusahaan pemegang izin.

Dan, terakhir, perusahaan diwajibkan mendanai reboisasi di wilayah operasional mereka masing-masing.

“Berikan hak reboisasi itu kepada rakyat, bukan perusahaan. Masyarakat harus merasakan manfaat dari pemulihan lingkungan ini,” ujar Nezar.

Ia juga meminta Presiden Prabowo Subianto untuk menegaskan komitmen negara terhadap perbaikan lingkungan, bukan hanya retorika penghijauan yang berorientasi pada perdagangan karbon.

Ajak Presiden Bertindak Tegas

Menurut Nezar, Presiden Prabowo kini memiliki kesempatan besar menunjukkan kepedulian terhadap rakyat yang tertimpa bencana.

“Beliau seorang patriot, tidak lagi mengejar apa-apa selain pengabdian. Maka keputusan berani sangat ditunggu rakyat di tiga provinsi terdampak bencana ini,” sebut Nezar, seraya berharap negara dapat betul-betul hadir dalam situasi darurat.(Bj)

Post Views: 60

Tags: Nezar Djoeli Minta Pemerintah Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional
SendShare338Tweet211Send
Sebelumnya

Dinamika Politik Global Semakin Kompleks dari Waktu ke Waktu

Selanjutnya

Kanwil Kemenag Sumut Raih Humas Kemenag Award 2025

Terkait Berita

Kawan Cerita Sukses Gelar Aksi Kemanusiaan di Warkop Agam

10 Des 2025
1k

Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Resmi Diberhentikan Sementara

09 Des 2025
1k

Distribusi BBM Lumpuh Diterjang Banjir Sumatera: Pengamat Tuntut Evaluasi Total Pertamina

09 Des 2025
1k

Kegagalan Patra Niaga: BBM Macet, Direksi Pertamina Harus Mundur!

09 Des 2025
1k

Kejaksaan Agung Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia 2025 Mengusung Tema “Berantas Korupsi Untuk Kemakmuran Rakyat”

09 Des 2025
1k

Arumi Hilwani Siregar Siswi MIS Bina Keluarga Harumkan Indonesia di Kejuaraan Internasional Thailand

09 Des 2025
1k

Popular

  • Kegagalan Patra Niaga: BBM Macet, Direksi Pertamina Harus Mundur!

    866 shares
    Share 346 Tweet 217
  • Distribusi BBM Lumpuh Diterjang Banjir Sumatera: Pengamat Tuntut Evaluasi Total Pertamina

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Resmi Diberhentikan Sementara

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • MT Binaan KUA Medan Perjuangan Adakan Rapat Program Tahunan

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Kejaksaan Agung Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia 2025 Mengusung Tema “Berantas Korupsi Untuk Kemakmuran Rakyat”

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Kawan Cerita Sukses Gelar Aksi Kemanusiaan di Warkop Agam

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Hakordia 2025 Kejati Sumsel Rilis Capaian Kinerja Bidang Pidsus, Selamatkan Uang Negara 588 M

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Peringatan Hakordia, Kejari Tanjungpinang Adakan Berbagai Kegiatan 

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Ungkap Sejumlah Pelanggaran, Satgas Terpadu Perkuat Pengawasan Bandara dan Pelabuhan Khusus IMIP dan IWIP

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • INDEKS
  • Redaksi

© 2022 BhinekaNews.id - Merawat Keberagaman.

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video

© 2022 BhinekaNews.id - Merawat Keberagaman.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In