Peringati HPSN 2025, DPW Perwaku Sumut Lakukan Aksi Bersih Aliran Kanal Marindal

Edukasi, News, Sosial, Sumut87 Dilihat

MEDAN- Persatuan Cendikiawan Lingkungan Indonesia (Perwaku) DPW Sumut bekerja sama dengan konsorsium HPSN Lingkungan Kanal 2025 memperingati Hari Peduli Sampah Nasional dengan memulihkan fungsi lingkungan hidup melalui aksi bersih Aliran Kanal Marindal, di Jembatan Kanal Bajak V, Medan Amplas, Sabtu (22/2/2025).

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang diwakili Sekretaris Dina Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr Ari Harahap MH mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh DPW Perwaku Sumatera Utara.

“Semoga rangkaian kegiatan ini sesuai dengan tema memulihkan fungsi lingkungan hidup dapat memperbaiki lingkungan kita dan memberikan contoh bagi semua. Semoga kegiatan ini menjadi amal bagi kita semua,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa setiap tanggal 21 Februari kita  menyelenggarakan Hari Peduli Sampah Nasional yang merupakan refleksi dari ironi sistem pengelolaan sampah yang secara empiris telah menimbulkan berbagai masalah, terutama kerusakan dan pencemaran lingkungan.

“Bahkan hari ini merupakan bertepatan dengan peringatan 20 tahun tragedi longsornya TPA Leuwigajah cimahi yang memakan korban 157 korban jiwa. Setelah terjadinya tragedi TPA Leuwigajah, Indonesia pun berkomitmen untuk merubah paradigma pengelolaan sampah. Dari kumpul, angkut dan buang menjadi pengelolaan sampah yang berdasar prinsip 3 yakni Reduce, Reuse dan Recycle,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bobby Nasution Rapat Darurat Bersama Menteri ESDM, Ditargetkan Listrik di Tapteng Normal Jumat Ini

Dalam mengatasi permasalahan sampah yang mendesak dibutuhkan upaya dan kebijakan yang progresif, di antaranya melakukan upaya perubahan perilaku elemen masyarakat melalui komunikasi, sosialisasi dan edukasi, mewajibkan setiap rumah dan usaha unuk melakukan pemilihan dan pengolahan sampah dengan baik, menguatkan peran bank sampah untuk pengelolaan sampah serta meningkatkan layanan pengumpulan dan  pengangkutan sampah secara terpilah, membentuk bank sampah di setiap kelurahan dan mengelola TPA dengan prinsip 3R.

Ari juga menjelaskan bahwa Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumut juga telah memulai kebijakan dengan Surat Edaran Kadis yang melarang adanya plastik di lingkungan dinas serta penggunaan tumbler dan pengelolaan sampah yang baik.

Sebelumnya, Ketua DPW Perwaku Sumut, Dr. Drs. Arlen Hanel John, M.Si berterimakasih kepada konsorsium HPSN Lingkungan Kanal 2025 dalam menyelenggarakan kegiatan karena tanpa kerjasama yang baik kegiatam ini tidak akan bisa dilaksanakan.

BACA JUGA :  Bobby Kritik Keras PTPN Terkait Konflik Pertanahan Sumut

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa Perwaku yang merupakan perkumpulan cendikiawan dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi ini telah  melakukan berbagai program dan kegiatan

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang telah kesekian sekali. Kita juga pernah melakukan kerjasama dengan Forum DAS, salah satunya untuk melakukan reboisasi atau penanaman di Pantai Labu yang dihadiri pula oleh Tim dari Lemhanas,” ujarnya.

Dr Arlen Hanel juga mengapresiasi kehadiran Dr Ir Hj Sabrina MSi, mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara yang turut aktif mensupport kegiatan Perwaku DPW Sumut.

“Insyaa Allah agenda selanjutnya kita akan menaman bibit buah-buahan di pinggiran Danau Toba di Desa Silalahi bekerjasama dengan Persadaan Silalahi, setelah Idul Fitri nanti,” jelasnya.

Sementara itu, Konsorsium HPSN,  Dian Batubara berharap kegiatan semacam ini dapat berjalan secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  Cetak Generasi Taat Hukum, Kejari Deli Serdang Gelar JMS di MTSN 2 Lubukpakam

Founder Rumah Briket -yang merupakan salah satu elemen dalam acara ini- Ir. Rena Arifah, M.Si menceritakan kegiatan ini berawal dari kepedulian anak-anak muda sekitar dan berbagai elemen peduli lingkungan serta didukung Angkatan 45 yang kemudian membentuk konsorsium  HPSN. Kemudian konsorsium pun berkolaborasi dengan DPW Perwaku Sumut.

Sosok yang juga merupakan Sekretaris bidang persampahan dan mitigasi banjir DPW Perwaku Sumut berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terkait masalah sampah.

“Semoga dengan kegiatan ini masyarakat semakin peduli dengan lingkungan. Ini akan berkelanjutan dengan program selanjutnya. Salah satunya, insyaa Allah dengan penanaman pohon Kalianda Luciana di sepanjang kanal, pada November nanti,” pungkasnya.

Kegiatan HPSN ini berisi kutip sampah di sepanjang tepian kanal, kemudian mencuci kanal dengan eco enzyme, tebar bibit ikan, pawai musikalisasi dan teatrikal serta bazaar UMKM Tradisional (isl)