PW KAMMI Sumut: Capaian UHC Award Bukti Kepemimpinan Bobby Nasution Hadirkan Negara di Tengah Rakyat

News, Sumut118 Dilihat

MEDAN- Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumatera Utara menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas keberhasilan meraih UHC Award kategori Pratama dari pemerintah pusat.

Capaian tersebut dinilai tidak terlepas dari peran strategis dan kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam mendorong kebijakan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

Ketua PW KAMMI Sumatera Utara, Irham Sadani Rambe, menegaskan bahwa keberhasilan Sumut mencapai status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas dua tahun lebih cepat dari target nasional merupakan bukti nyata arah kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

“Capaian ini tidak lahir secara instan. Ini adalah buah dari kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution yang memiliki komitmen kuat menjadikan kesehatan sebagai hak dasar, bukan sebagai layanan yang sulit diakses masyarakat,” ujar Irham, Kamis (29/1/2026).

BACA JUGA :  Di Bawah Kepemimpinan Prof. Zudan, Penerapan Manajemen Talenta ASN Meningkat 188 Persen

Menurut Irham, program Berobat Gratis (PROBIS) yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP merupakan terobosan penting yang memperkuat prinsip kehadiran negara di tengah masyarakat.

“PROBIS adalah manifestasi keberpihakan. Negara benar-benar hadir ketika masyarakat tidak lagi dibebani administrasi yang rumit untuk mendapatkan hak kesehatannya. Ini sejalan dengan nilai keadilan sosial yang selama ini diperjuangkan,” tegasnya.

PW KAMMI Sumut menilai capaian tingkat kepesertaan UHC Sumatera Utara yang mencapai 100 persen, dengan rasio peserta aktif 98,6 persen, serta kerja sama layanan dengan ratusan rumah sakit, puskesmas, dan klinik di seluruh wilayah Sumut, menunjukkan keseriusan Pemprov Sumut dalam membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan.

BACA JUGA :  Razman Hadiri Pemeriksaan Terkait Denise dan Syamsul

Namun demikian, Irham mengingatkan bahwa capaian prestasi dan penghargaan harus diikuti dengan penguatan kualitas pelayanan di lapangan.

“Kami mendorong agar Pemprov Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution terus melakukan pembenahan kualitas layanan, mulai dari ketersediaan tenaga medis, kecepatan pelayanan, hingga sikap humanis aparatur kesehatan.

UHC bukan hanya soal angka, tetapi soal rasa keadilan yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

PW KAMMI Sumut juga mengapresiasi langkah Pemprov Sumut yang membuka layanan pengaduan masyarakat selama 24 jam sebagai bentuk keseriusan dalam melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap program PROBIS.

BACA JUGA :  Sebanyak 699 Peserta Berlomba di MTQ ke-57 Kota Medan

“Langkah ini menunjukkan bahwa Gubernur Bobby Nasution tidak hanya fokus pada capaian administratif, tetapi juga membuka ruang partisipasi publik untuk mengawal dan menyempurnakan layanan kesehatan,” tambah Irham.

Ke depan, PW KAMMI Sumut menyatakan siap menjadi mitra kritis dan konstruktif pemerintah daerah dalam mengawal implementasi kebijakan kesehatan agar tetap berpihak pada rakyat dan tidak menyimpang dari tujuan awal.

“Kami mendukung penuh kebijakan pro-rakyat yang telah diletakkan oleh Gubernur Bobby Nasution, sekaligus memastikan program tersebut terus berjalan konsisten, adil, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas,” pungkas Irham. (r/isl)