• INDEKS
  • Redaksi
BhinekaNews
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
BhinekaNews
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Home Politik

Bulan Suro, Anggota DPRD Medan Wong Chun Sen Laksanakan Cuci Benda Pusaka

adminberita
19 Juli 2023
/ Politik
659 28
WAShare on FacebookShare on Twitter

Medan, – Memasuki Bulan Suro para pemilik benda pusaka melaksanakan cuci benda pusaka yang biasa disebut jamasan pusaka dalam bahasa Jawa, adalah salah satu tradisi yang biasa dilakukan oleh pihak keraton seperti Keraton Yogyakarta dan Keraton Surakarta. Ritual mencuci benda pusaka ini selalu dilakukan bertepatan dengan masuknya bulan Suro dan menjadi tradisi Jawa.

Tradisi atau ritual mencuci benda pusaka pada Bulan Suro juga berlangsung di Kota Medan, bagi para pemilik benda pusaka berupa keris, tongkat maupun arca yang kental dengan nilai spritualnya.

BeritaTerkait

Mahfuz Sidik: Ambang Batas Parlemen Nol Persen Tidak Sebabkan Legislatif Deadlocks

Fungsionaris dan Kader Partai Gelora Dapat Pembekalan ‘Internal Architecture Mindset’

Hadiri Konsolidasi DPD Partai Gelora Se-Jawa Tengah, Ini Pesan Anis Matta!

Salah satunya, pelaksanaan cuci Keris ini dilaksanakan Anggota DPRD Medan, Wong Chun Sen Tarigan yang berlangsung di kediamannya Jalan Budi Pembangunan III No 1-D Kelurahan Pulo Brayan Kota Kecamatan Medan Barat Kota Medan Sumatera Utara, Rabu (19/07/23), siang.

Diawali dengan ritual khusus yang dilaksanakan Rudi yang akrab dipanggil Ki Bambu ini bersama Mpu Keris pun memulainya dengan mencuci benda pusaka mulai dari keris, tombak, rantai, maupun arca serta lukisan yang memiliki nilai budaya maupun spritualnya dari Zaman Kerajaan Sriwijaya, Singasari, Majapahit, Pajajaran, Banten, Mataram, Madura, Bugis dan Aceh.

Disela-sela kegiatan, Wong Chun Sen menyebutkan bahwa kegiatan ini berlangsung pada Suro seperti kebiasan di Pulo Jawa, dimana ia telah melaksanakannya pada 10 tahun silam.

“Saat itu ia memiliki dua keris, kemudian bertambah hingga saat ini sekitar kurang lebih 200 keris maupun benda pusaka lainnya,” ucap Wong.

Adapun maksud dan tujuan, pelaksanaan cuci dan memandikan benda pusaka ini tak lain melestarikan budaya dan nilai leluhur bangsa. Selain itu itu agar benda-benda tersebut lebih terawat.

Nah mengenai ada nilai Magic atau spritual, Wong pun menyatakan bahwa koleksi pusaka yang dimiliki, tentunya ada namun kita merawatnya sebagai pelestarian budaya.

“Kita ingin melestarikan budaya dari leluhur dan sebagai bentuk penghormatan kepada pembuat keris atau benda pusaka yang telah membuat ciri khas khusus dari benda pusaka,” ucap Wong yang merupakan legislatif DPRD Medan asal Fraksi PDI Perjuangan.

Menurutnya, pusaka mengandung banyak makna karena merupakan buah hasil karya cipta yang memiliki falsafah kehidupan, kearifan, sumber inspirasi, dan motivasi kehidupan.

“Ini sudah turun-temurun dilakukan. Benda pusaka itu dipelihara dengan cara dijamasi atau dicuci, dibersihkan. Jadi memang itu sudah sebagai perlambang keyakinan,” jelas dia.

Sementara itu, Ki Bambu yang memimpin pelaksanaan Cuci Keris milik Anggota DPRD Medan Wong Chun Sen Tarigan mengatakan Pencucian benda pusaka atau jamasan pusaka merupakan ritual yang dilakukan setiap bulan Suro.

Hal tersebut dilakukan lantaran benda pusaka, termasuk keris, dianggap sakral sehingga perlu dipelihara dan dirawat.

Menurut Ki Bambu, benda pusaka sebagai visualisasi dari laki-laki yang artinya imam atau pemimpin.

“Salah satu visualisasi itu adalah keris atau pusaka. Kalau pusakanya itu terawat dengan baik, tentu dia akan berakhlak baik. Kalau pusakanya tidak pernah dirawat, tentu sebaliknya,” ujarnya.

Selain itu, benda pusaka juga dapat diartikan sebagai penggambaran diri seseorang. Alhasil, benda pusaka harus selalu dirawat dengan cara dicuci setiap pergantian tahun.

Menurutnya, pusaka mengandung banyak makna karena merupakan buah hasil karya cipta yang memiliki falsafah kehidupan, kearifan, sumber inspirasi, dan motivasi kehidupan.(Red)

Post Views: 12

Tags: #Bulansuro#Cuci Keris#Wong Chun Sen Tarigandprd medan
SendShare334Tweet209Send
Sebelumnya

Rangkaian Baksos HBA Ke-63, Kejati Sumut Gelar Donor Darah

Selanjutnya

Trauma Berat, Ken Admiral Tutup Wajah dan Telinga Saat Video Penganiayaan Diputar Kembali

Terkait Berita

Mahfuz Sidik: Ambang Batas Parlemen Nol Persen Tidak Sebabkan Legislatif Deadlocks

22 Jan 2026
1k

Fungsionaris dan Kader Partai Gelora Dapat Pembekalan ‘Internal Architecture Mindset’

22 Jan 2026
1k

Hadiri Konsolidasi DPD Partai Gelora Se-Jawa Tengah, Ini Pesan Anis Matta!

22 Jan 2026
1k

Anis Matta Bertemu Ulama se-Solo Raya Ajak Mendewasakan Umat soal Kesadaran Geopolitik

21 Jan 2026
1k

RDP DPRD Sumut Memanas, PT Indah Pontjan Gagal Tunjukkan Alas Hak Lahan 150 Hektare

21 Jan 2026
1k

Ormas Gerakan Rakyat Bertransformasi Jadi Partai Politik

19 Jan 2026
1000

Populer

  • Perjuangan GEMA KALBU Berbuah Hasil, Izin PT Putra Lika Perkasa Dicabut Negara

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • MT Siti Rawani Medan Perjuangan Gelar Aksi Peduli Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

    866 shares
    Share 346 Tweet 217
  • Respons Keluhan Masyarakat, Pemko Medan Lakukan Peninjauan Langsung ke Cello Sky Pool and Bar

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Kasus Kuota Haji, FKMPP Desak KPK Periksa Presiden Jokowi

    863 shares
    Share 345 Tweet 216
  • Seberangi Laut Demi Syiar Islam, Pengabdian Latifah Sudarmy Berikan Penyuluhan Warga Pesisir Batu Bara

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
  • Usai Personil Diserang, Polrestabes Medan Obrak-abrik Sarang Narkoba di Pasar 7 Tembung

    860 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Lapor Pak Kapolda‼️Peredaran Narkoba Marak di Kabanjahe. Lokasinya Dekat Mapolres Tanahkaro

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Tertibkan Kawasan Hutan yang Dicaplok Pengusaha, Satgas PKH Panggil 115 Perusahaan Tambang dan Sawit

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Prediksi Pengamat Politik Muslim: Andar Bukan Pemain Utama, Diujung akan Ada 1 Nama yang Muncul

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • INDEKS
  • Redaksi

© 2022 BhinekaNews.id - Merawat Keberagaman.

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video

© 2022 BhinekaNews.id - Merawat Keberagaman.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In