Categories: MedanPolitik

Ketua PD14 Sumut Yakin Nezar Djoeli akan Dicalonkan KIM ke Pilkada Medan: Ini yang Masyarakat Butuhkan

MEDAN – Ketua Perkumpulan Masyarakat Demokrasi 14 Sumatera Utara (PD14 Sumut) Ahmad Fauzi Pohan mengatakan bahwa H M Nezar Djoeli ST berpeluang menjadi calon Wali Kota Medan oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Sebab, terang Fauzi, ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia Sumatera Utara (PSI Sumut) ini memiliki visi dan misi yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Kota Medan.

“Visi Bang Nezar Djoeli itu sangat relevan dengan kondisi kekinian dan kebutuhan masyarakat kota Medan,” kata Ahmad Fauzi Pohan, kepada wartawan di Medan, Jumat (14/6/2024).

Karena itu, Fauzi yakin partai-partai yang terkoalisi di dalam KIM akan mengusung Nezar Djoeli untuk “bergulat” di pesta demokrasi daerah mendatang.

“Maka, kami dari PD14 Sumut mendukung Beliau cocok untuk diusung sebagai calon walikota Medan dari KIM,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua DPW PSI Sumatera Utara, Nezar Djoeli, telah bertekad untuk maju sebagai Bakal Calon Wali Kota Medan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar 27 November 2024 mendatang.

Beranjak dari karier politiknya, pernah menjadi anggota DPRD Sumut, dan jaringan yang ia miliki, tentu Nezar tidak boleh dipandang sebelah mata, walau saat ini ia dianggap “Kuda Hitam” di kontestasi Pilkada Walikota Medan.

Dengan mengusung slogan ‘Pembangunan Keberlanjutan’, termasuk sektor pembangunan jalan tol dalam kota, UMKM, pendidikan, dan kesehatan, Nezar optimis akan mampu memenangi kontestasi di Pilkada Medan bila nantinya ia mendapatkan tiket untuk maju sebagai calon.

“Saya melihat peluang adanya 4 kursi PSI di DPRD Kota Medan, maka sangat sayang tidak dimanfaatkan, kendati belum cukup harus berkoalisi dengan partai lain, kita maju apalagi melihat saat ini kota Medan kekurangan tokoh,” kata Nezar, Sabtu (18/5/2024).

Anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 ini menyampaikan, “Dengan adanya peluang ini dan PSI memiliki empat kursi, beberapa gagasan sudah saya tawarkan agar masyarakat nantinya melalui gebrakan-gebrakan yang saat ini sedang diramu sedemikian rupa.”

Jika nantinya terpilih menjadi Wali Kota Medan Periode 2024-2029, lanjutnya, gebrakan-gebrakan yang sudah diramu akan segera direalisasikan.

Menurut Nezar, masih banyak pekerjaan rumah (PR) di kota Medan yang harus diselesaikan.

“Ditambah lagi dengan masuknya Pak Prabowo Subianto dan Mas Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden yang akan menjadi pilar dalam pembangunan di Kota Medan dan di Indonesia, ini merupakan tantangan bagi saya yang harus dapat berperan memberikan sumbangsih untuk pembangunan di Kota Medan,” sebut pria kelahiran Kota Medan 9 September 1973 ini.

Seperti diketahui, Nezar Djoeli telah mendaftar di beberapa partai, di antaranya: Partai Demokrat, PAN, Partai Golkar, dan terakhir Di PSI.

Ia juga telah mendapatkan Surat Tugas dari DPP PSI untuk mengikuti kontestasi Pilkada Kota Medan.(*)