Presiden Bahas Tanggul Laut hingga Keselamatan Transportasi Bersama AHY

Nasional, Politik17 Dilihat

JakartaPresiden Prabowo Subianto menerima Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono beserta jajaran di Istana Merdeka, Selasa (12/5/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis nasional terkait pembangunan infrastruktur, penanganan bencana, hingga keselamatan transportasi.

Salah satu fokus utama yang dibahas adalah pematangan rencana pembangunan tanggul laut sebagai langkah jangka panjang pemerintah dalam menghadapi ancaman kenaikan permukaan air laut, khususnya di wilayah pantai utara Pulau Jawa.

BACA JUGA :  Prabowo Tegas Soal Makan Siang Gratis, Menteri Yang Tak Dukung Diminta Mundur 

Pembangunan tanggul laut tersebut ditujukan untuk memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat pesisir dari ancaman rob dan abrasi yang terus meningkat setiap tahun. Selain itu, proyek tersebut juga diharapkan mampu menjaga ketahanan lingkungan secara berkelanjutan sekaligus menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Dalam pertemuan itu, pemerintah juga membahas perkembangan penanganan bencana di Sumatra, termasuk percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.

BACA JUGA :  Presiden Prabowo Bahas Pengentasan Kemiskinan dan Penguatan UMKM Bersama Muhaimin Iskandar

Presiden juga memberikan perhatian khusus terhadap upaya peningkatan keselamatan dan kualitas layanan transportasi umum. Menurut pemerintah, pembenahan sektor transportasi menjadi salah satu prioritas sejak awal pemerintahan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Di sektor perkeretaapian, pemerintah mempercepat sejumlah langkah pembenahan, mulai dari penertiban dan penutupan perlintasan sebidang kereta api, revitalisasi jembatan, hingga penyempurnaan teknologi perkeretaapian.

BACA JUGA :  Ingat! AHY Janji Mafia Tanah Tak Bisa Berkembang Biak

Secara khusus, Presiden Prabowo meminta agar seluruh upaya pembenahan tersebut dapat dilakukan secepat mungkin demi meningkatkan keselamatan masyarakat dan efektivitas layanan transportasi nasional. (bc)