• INDEKS
  • Redaksi
BhinekaNews
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
BhinekaNews
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Home Sumut

Angka DBD di Sumut Naik, Tercatat 52 Kasus Kematian

bhinekanews
1 Desember 2024
/ Sumut
680 7
WAShare on FacebookShare on Twitter

MEDAN – Ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Sumut meningkat. Pemprov Sumut turut mewanti peningkatan kasus, terlebih saat musim penghujan.

Berdasarkan data Dinkes Sumut, kasus DBD hingga November 2024 saat ini mencapai 7994 kasus, 52 kasus di antaranya meninggal dunia.

BeritaTerkait

Gubsu Bobby Gelontorkan Rp43 Miliar Gratiskan SPP SMA-SMK 10 Kabupaten/Kota

Dugaan Korupsi di Dinas PUTR Karo Mencuat, BPK Temukan Sejumlah Proyek Infrastruktur Bermasalah

Pernyataan Kadisdiksu ke Media Dianggap Pembohongan Publik, Kejati Sumut Didesak Proses Kasus Alexander Sinulingga

“Sumut sampai saat ini ada 7994 kasus DBD. Jadi memang ada kenaikan. Untuk tahun 2024 sampai saat ini ada 52 kasus kematian. Untuk DBD peningkatannya dua kali lipat tapi kematiannya menurun,” ungkap Sekretaris Dinkes Sumut Rusdin Pinem usai acara Langkah Bersama Cegah DBD PT Takeda Innovative Medicine, Minggu (1/12/2024).

Rusdin menyebutkan angka kasus DBD tertinggi di Sumut berada tiga kabupaten.

“Paling tinggi Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Karo, dan Kabupaten Nias Selatan,” ujarnya.

Terkait hal ini, Rusdin menyebut masyarakat perlu waspada dan melakukan antisipasi terhadap kasus demam berdarah.

“Langkahnya ini bagaimana menggerakkan masyarakat kita melakukan 3M Plus ini, yaitu menguras, menutup, mendaur ulang kemudian ditambah dengan melakukan vaksin,” tutur Rusdin.

“Kita bersama Kemenkes, seluruh dinas maupun puskesmas bergerak secara bersama. Jadi mudah-mudahan demam berdarah ini zero kematian,” sambungnya.

Sementara itu, dokter spesialis anak Dewi Sari menyebut vaksin DBD dianjurkan dilakukan dua kali dengan jarak tiga bulan.

“Vaksin sebaiknya dua kali untuk proteksi lengkapnya dengan jarak tiga bulan. Dewasa perlu, karena dikasih untuk anak 6 tahun sampai usia 45 tahun. Dewasa ini high risk untuk terkena DBD umur 5-44 tahun,” tuturnya.

“Namun angka kematian paling tinggi itu untuk anak 5-14 tahun, baru diikuti dewasa usia produktif,” lanjutnya.

Dewi menyebutkan jika penyakit DBD tidak hanya menyerang berdasarkan umur namun juga gaya hidup.

“Sebenarnya rentan terkena DBD bukan hanya usia tapi juga gaya hidup dan lingkungannya agar rumah kita terbebas dari nyamuk DBD. Anak di bawah 5 tahun ke atas sekarang lebih rentang dibanding 6 tahun ke atas karena mereka yang di bawah 5 tahun belum ada vaksin. Jadi kalau di bawah 5 tahun harapan kita 3M plus. Vaksin ini sangat penting, hanya perlu 2 kali,” ucapnya.(dtk/bs)

Post Views: 13

Tags: 52 Kasus KematianAngka DBDSumut Naik
SendShare335Tweet209Send
Sebelumnya

Update Kasus Judi Online Komdigi: Polisi Ciduk 26 Tersangka, 4 Lagi Masih Diburu

Selanjutnya

Biduan Kisaran Ditemukan Tewas dalam Kontrakannya 

Terkait Berita

Gubsu Bobby Gelontorkan Rp43 Miliar Gratiskan SPP SMA-SMK 10 Kabupaten/Kota

25 Jan 2026
997

Dugaan Korupsi di Dinas PUTR Karo Mencuat, BPK Temukan Sejumlah Proyek Infrastruktur Bermasalah

23 Jan 2026
1k

Pernyataan Kadisdiksu ke Media Dianggap Pembohongan Publik, Kejati Sumut Didesak Proses Kasus Alexander Sinulingga

22 Jan 2026
998

Kejari Padang Lawas Tetapkan Mantan Kadis Pertanian dan Ketua Koperasi Sebagai Tersangka Korupsi Dana PSR

22 Jan 2026
1k

Selain Penambahan TKD 2026, Provinsi Sumut Juga Dapat Keringanan Penyaluran Anggaran dan Relaksasi Pinjaman

21 Jan 2026
999

Sikat Sarang Narkoba dan Judi di Sibolangit, Jean Calvijn Ultimatum Bandar: Kamu Bisa Berlari, tapi Tak Bisa Bersembunyi

21 Jan 2026
1k

Populer

  • Perjuangan GEMA KALBU Berbuah Hasil, Izin PT Putra Lika Perkasa Dicabut Negara

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • MT Siti Rawani Medan Perjuangan Gelar Aksi Peduli Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

    866 shares
    Share 346 Tweet 217
  • Respons Keluhan Masyarakat, Pemko Medan Lakukan Peninjauan Langsung ke Cello Sky Pool and Bar

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Kasus Kuota Haji, FKMPP Desak KPK Periksa Presiden Jokowi

    863 shares
    Share 345 Tweet 216
  • Seberangi Laut Demi Syiar Islam, Pengabdian Latifah Sudarmy Berikan Penyuluhan Warga Pesisir Batu Bara

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
  • Usai Personil Diserang, Polrestabes Medan Obrak-abrik Sarang Narkoba di Pasar 7 Tembung

    860 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Lapor Pak Kapolda‼️Peredaran Narkoba Marak di Kabanjahe. Lokasinya Dekat Mapolres Tanahkaro

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Tertibkan Kawasan Hutan yang Dicaplok Pengusaha, Satgas PKH Panggil 115 Perusahaan Tambang dan Sawit

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Dugaan Korupsi di Dinas PUTR Karo Mencuat, BPK Temukan Sejumlah Proyek Infrastruktur Bermasalah

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • INDEKS
  • Redaksi

© 2022 BhinekaNews.id - Merawat Keberagaman.

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video

© 2022 BhinekaNews.id - Merawat Keberagaman.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In