Sumut

Cipayung Plus Sumut Gelar Rapat Rakyat Melawan Narkoba, Libatkan 500 Mahasiswa dan Pelajar

Medan — Aliansi Cipayung Plus Sumatera Utara menggelar Rapat Rakyat Melawan Narkoba sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Sumatera Utara, Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 500 mahasiswa dan pelajar SMA dari Kota Medan ini menjadi momentum konsolidasi lintas organisasi kepemudaan dalam menyuarakan gerakan bersama memerangi narkoba.

Forum tersebut diinisiasi oleh organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Utara, yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Dalam rapat rakyat itu, para peserta menilai persoalan narkoba telah menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Peredaran narkotika disebut telah merambah berbagai lapisan masyarakat, mulai dari lingkungan pendidikan, kawasan permukiman, hingga ruang-ruang sosial yang melibatkan pelajar dan mahasiswa.

Cipayung Plus Sumatera Utara menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan penegakan hukum. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, serta masyarakat dalam memperkuat edukasi, pencegahan, dan pengawasan terhadap peredaran narkotika.

Perwakilan Cipayung Plus Sumatera Utara menekankan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari upaya berkelanjutan untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba melalui berbagai aksi nyata.

Sebagai tindak lanjut, Cipayung Plus Sumatera Utara mencanangkan Kampanye Akbar “Perang Total Melawan Narkoba” yang akan dikonsolidasikan di berbagai daerah di Sumatera Utara sebagai gerakan moral dan sosial.

“Perang melawan narkoba tidak boleh berhenti pada slogan. Ini adalah gerakan rakyat yang serius untuk menyelamatkan masa depan bangsa. Seluruh elemen masyarakat harus bersatu, tidak memberikan sedikit pun ruang bagi jaringan peredaran narkoba. Kami menyatakan perang total terhadap narkoba demi melindungi generasi muda Sumatera Utara,” tegas perwakilan Cipayung Plus Sumatera Utara.

Rapat rakyat tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi, antara lain memperkuat edukasi mengenai bahaya narkoba di sekolah dan perguruan tinggi, memperluas kampanye pencegahan di tengah masyarakat, meningkatkan pengawasan terhadap wilayah rawan peredaran narkotika, serta mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam gerakan penyelamatan bangsa dari ancaman narkoba.

Melalui keterlibatan sekitar 500 mahasiswa dan pelajar, Cipayung Plus Sumatera Utara berharap gerakan Perang Total Melawan Narkoba dapat terus berkembang melalui kegiatan edukasi, advokasi kebijakan, pengawasan publik, dan kolaborasi lintas sektor guna mendukung pemberantasan narkotika di Sumatera Utara. (r/isl)