BANDAR SETIA— Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Aula Pusat Kampung Qurani Bandar Setia dalam gelaran Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Majelis Dzikir Tombo Ati, Ahad (5/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi pasca-Idulfitri sekaligus memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
Acara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Dzikir Tombo Ati, Buya Dr. H. Sugeng Wanto, M.Ag..
“Halal Bihalal tidak sekadar tradisi tahunan, melainkan sarana memperkuat ukhuwah islamiyah dan komitmen membangun masyarakat berbasis nilai Qurani,” tegas Buya Dr. H. Sugeng Wanto, M.Ag yang juga merupakan Pembina Pusat Kampung Qurani.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Majelis Dzikir Tombo Ati, Ustaz Dr. H. Fuji Rahmadi, M.A, serta Bendahara Bunda Dra. Hj. Sri Hariyani, yang terus berperan aktif dalam mengawal dakwah dan pembinaan umat.
Acara dipandu oleh Ustaz Ahmad Fazri, S.H selaku MC yang mengarahkan jalannya kegiatan dengan tertib dan penuh semangat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Muhammad Ridwan, menghadirkan suasana sakral yang menyentuh hati para jamaah.
Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Ustaz Untung Aulia Safri, S.Ag, Buya Dr. H. Sugeng Wanto, M.Ag, dan Ustaz Dr. H. Fuji Rahmadi, M.A.
Dalam ceramahnya, para penceramah menekankan makna Halal Bihalal sebagai proses saling memaafkan lahir dan batin, sekaligus momentum memperbaiki hubungan sosial dan spiritual.
Kegiatan ini juga dihadiri anggota DPRD Deli Serdang, Dr. Misnan Al Jawi, M.H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Halal Bihalal merupakan tradisi positif yang perlu terus dilestarikan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan masyarakat.
“Kita berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang,” ujarnya.
Secara historis, tradisi Halal Bihalal merupakan kearifan lokal khas Indonesia yang berkembang sejak awal kemerdekaan. Tradisi ini dipopulerkan oleh para ulama dan tokoh bangsa sebagai sarana rekonsiliasi sosial serta mempererat persatuan umat setelah Ramadan.
Dalam konteks Pusat Kampung Qurani Bandar Setia, kegiatan ini menjadi bagian dari visi besar membangun lingkungan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Kampung Qurani tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembelajaran, tetapi juga sebagai pusat peradaban spiritual yang menghidupkan budaya dzikir, ilmu, dan akhlak mulia.
Antusiasme jamaah terlihat sepanjang acara, mulai dari pembacaan Al-Qur’an, tausiyah, hingga sesi saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan. Kebersamaan ini mencerminkan semangat gotong royong dan persatuan yang menjadi ciri khas masyarakat Qurani.
Melalui kegiatan Halal Bihalal ini, Majelis Dzikir Tombo Ati berharap dapat terus menjadi wadah pembinaan umat yang istiqamah dalam dakwah, sekaligus memperkuat peran Pusat Kampung Qurani sebagai pusat pembentukan karakter Islami yang rahmatan lil ‘alamin. (r/isl)