Pengukuhan Kejuruan Bahorok, Bersatunya Orang Melayu Bangun Daerah

Sumut190 Dilihat

LANGKAT – Sebagai salah satu daerah kecamatan di wilayah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ternyata Kecamatan Bahorok juga merupakan salah satu Kejuruan yang dalam sejarah Kesultanan Langkat sebagai salah satu daerah yang memiliki sejarah dan kepemimpinan sendiri.

Dilatarbelakangi oleh sejarah, dan kesepakatan bersama kerapatan adat di Kejuruan Bahorok, maka, pada bulan Juni tahun 2025 akan digelar pengukuhan Kejuruan Bahorok YM Tuanku Tengku Ali Hanafiah bin Tengku Dachrul.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Pengukuhan Kejuruan Bahorok, Tengku Khairi bin Tengku Abdullah, acara pengukuhan Kejuruan Bahorok ini adalah acara yang bersejarah menjadi penanda bersatunya keluarga, kerabat, masyarakat, pemerintah untuk membangun adat, budaya dan membangun daerah Bahorok.

BACA JUGA :  Dituding Lakukan KDRT, Oknum Polisi Polres Tapteng Dilaporkan ke Polda Sumut

“Kami sudah mempersiapkan agar acara ini berjalan dengan baik, bisa menjadi pelajaran sejarah untuk anak dan cucu kita di Bahorok, juga menjadi pemersatu semua keluarga dan kerabat dengan masyarakat dan pemerintah,” kata Tengku Khairi di Bahorok, Senin (9/6/2025).

Kejuruan merupakan bagian daerah otonom yang masih ada dalam kebudayaan Melayu Langkat dengan Kesultanan Langkat yang berjalan. Maka, menjaga pelestarian budaya dan regenerasi kepemimpinan Kejuruan Bahorok merupakan prioritas utama untuk disampaikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, seluruh keluarga besar Melayu di Bahorok dan kabupaten Langkat mendukung acara pengukuhan Kejuruan Bahorok tersebut.

BACA JUGA :  Konser Amal "Musisi Peduli" Buktikan Solidaritas Musisi Medan Tak Pernah Padam

Menurut Tokoh Nasional Masyarakat Melayu Langkat, yang juga penasehat dan pembina acara pengukuhan Kejuruan Bahorok, Datuk Sri Prof. Dr. Ir. Djohar Arifin Husin, Ph.D., bahwa sesungguhnya sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan adat dan kehidupan, maka, acara pengukuhan Kejuruan Bahorok memiliki nilai yang mulia dan luhur untuk selanjutnya menjadi kebiasaan baik yang akan diturunkan turun-temurun nanti, sehingga slogan Melayu tak hilang di bumi bisa terus lestari, tegas Prof Djohar Arifin Husin.

BACA JUGA :  Sumut Jadi Role Model Budidaya Perikanan Nila bagi Malaysia

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan wartawan, dikabarkan acara pengukuhan Kejuruan Bahorok direncanakan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, (21/6/2025), bertempat di lapangan sepakbola kecamatan Bahorok. Direncanakan acara pengukuhan akan dihadiri Bupati dan unsur pemerintah daerah, kecamatan, juga semua tokoh masyarakat dan tokoh adat suku lainnya yang ada. (mfh)