Prof. Arif: MUI Sumut Sangat Dukung Program BNPT dan FKPT Sumut

Sumut91 Dilihat

MEDAN— Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara menegaskan dukungannya terhadap program Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera Utara dalam mencegah penyebaran paham ekstremisme dan radikalisme di kalangan generasi muda.

Dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi BNPT dan FKPT Sumatera Utara dengan jajaran pengurus MUI Sumut di Kantor MUI Sumatera Utara, Senin (19/10/2026).

Rombongan BNPT diwakili Chelsea Amelia Purba selaku Ketua Satgas Literasi Pencegahan BNPT, Muhammad Alfian dari Satgas Literasi Pencegahan BNPT, serta Dian Siswanto dari Satgas Kesiapsiagaan Nasional dan Kontra Radikalisasi BNPT.

Sementara itu, FKPT Sumatera Utara dihadiri langsung oleh Ketua FKPT Sumut, Prof. Dr. Arifuddin Muda Harahap, M.Hum., bersama Bendahara FKPT Sumut, Fajar AM. Dalimunthe, S.Ikom.

Kedatangan rombongan diterima oleh Ketua MUI Sumatera Utara, Dr. KH. Maratua Simanjuntak, MA; Sekretaris Umum MUI Sumut, Prof. Dr. H. Ardiansyah, MA; Bendahara Umum MUI Sumut, Drs. H. Sotar Nasution; serta Wakil Ketua Umum MUI Sumut, Drs. KH. Palit Muda Harahap, MA.

BACA JUGA :  Edy Rahmayadi Sosok Tepat Pimpin Sumatera Utara 

BNPT Ajak MUI Perkuat Pencegahan Ekstremisme dan Radikalisme

Dalam pertemuan tersebut, Muhammad Alfian menyampaikan bahwa silaturahmi ini bertujuan membangun dukungan dan kerja sama dengan MUI Sumatera Utara dalam pelaksanaan program BNPT bersama FKPT Sumut.

Program tersebut diarahkan untuk memberikan edukasi dan pencerahan kepada generasi muda agar terhindar dari pengaruh ekstremisme dan radikalisme, baik di lingkungan perguruan tinggi, sekolah, maupun masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan tokoh agama dan organisasi keagamaan sangat penting dalam memperkuat upaya pencegahan melalui pendekatan edukatif, keagamaan, dan sosial.

FKPT Sumut Libatkan Tokoh Agama dan Dunia Pendidikan

Ketua FKPT Sumut, Prof. Dr. Arifuddin Muda Harahap, M.Hum., menyampaikan bahwa selama tiga tahun terakhir, FKPT Sumut telah menjalin berbagai kerja sama dengan tokoh agama di Sumatera Utara, termasuk para ustaz dan ustazah.

Kerja sama tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman yang positif kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya paham ekstremisme dan radikalisme.

Prof. Arif juga menyampaikan bahwa BNPT bersama FKPT Sumut akan menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Literasi Digital Berbasis Moderasi Memperkuat Peran Guru dalam Menangkal Paham Kekerasan pada Siswa” pada 20–21 Oktober 2026 di Andaliman Hall, Medan.

BACA JUGA :  Komisi Fatwa MUI Minta Ketua Komisi XIII DPR Tarik Pernyataan Soal Alat Bantu Seks di Lapas

Kegiatan tersebut direncanakan menghadirkan 200 orang perwakilan guru serta 50 orang perwakilan mahasiswa, pelajar, dan santri.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya ekstremisme dan radikalisme, sekaligus memperkuat peran pendidik dan lingkungan pendidikan dalam membangun karakter generasi muda yang moderat, toleran, dan cinta damai.

MUI Sumut Tegaskan Dua Tugas Utama

Ketua MUI Sumatera Utara, Dr. KH. Maratua Simanjuntak, MA, dalam sambutannya menjelaskan bahwa MUI memiliki dua tugas utama, yakni Shadiqul Ummah dan Himayatul Ummah.

Shadiqul Ummah merupakan peran MUI dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan umat. Sementara itu, Himayatul Ummah merupakan tanggung jawab MUI dalam menjaga akidah umat Islam, yang dilaksanakan bersama organisasi-organisasi kemasyarakatan Islam di Sumatera Utara.

Dalam konteks pencegahan ekstremisme dan radikalisme, MUI memandang bahwa pembinaan umat, penguatan pemahaman keagamaan, serta perlindungan generasi muda merupakan bagian penting dari upaya membangun kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis.

BACA JUGA :  Buya Amirsyah Tambunan Pastikan Lembaga Sertifikasi Profesi MUI Mampu Menjawab Tantangan Zaman yang Kompleks

Ketua MUI Sumut pun menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung seluruh kegiatan BNPT dan FKPT Sumatera Utara yang bertujuan melindungi generasi muda dari pengaruh paham ekstremisme dan radikalisme.

Dukungan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi penguatan kolaborasi antara ulama, pemerintah, lembaga pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat dalam membangun ketahanan sosial dan keagamaan.

Prof. Arif Apresiasi Dukungan MUI Sumut

Pada akhir pertemuan, Prof. Arif menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran MUI Sumatera Utara atas dukungan yang diberikan kepada BNPT dan FKPT Sumut.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga berbagai program edukasi dan pencegahan ekstremisme serta radikalisme dapat menjangkau lebih banyak kalangan, khususnya generasi muda.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang damai, inklusif, serta terbebas dari pengaruh paham kekerasan. (r/isl)