Ramadan Berbagi, DPW HARI Sumut Gelar Bakti Sosial: Momentum Memperkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Sosial, Sumut252 Dilihat

MEDAN – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI) Provinsi Sumatera Utara bersama sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/ kota menggelar bakti sosial pada Jumat (27/2/2026).

Bakti sosial ini dilaksanakan di sejumlah lokasi. “Hari ini kita membagikan seratus paket sembako kepada kaum dhuafa,” ungkap Ketua Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI) Provinsi Sumatera Utara, M. Khairuddin Hasibuan.

Pria yang akrab disapa Amek Hasibuan ini juga mengatakan, kegiatan Ramadan Berbagi ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial, sekaligus penguatan solidaritas antar sesama di bulan suci.

BACA JUGA :  Kloter Pamungkas Berangkat 30 Mei 2025, Gabung dengan Kloter 12 BTJ

Menurut Amek Hasibuan, Ramadan bukan hanya momentum peningkatan ibadah secara spiritual, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Ramadan mengajarkan kita arti empati dan kepedulian. Melalui kegiatan berbagi ini, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, serta mempererat tali silaturahmi,” ujar Amek kepada awak media.

BACA JUGA :  Tak Dengar Diteriaki, Jukir di Siantar Tewas Dihantam Kereta Api

Ia menjelaskan, kegiatan Ramadan Berbagi yang dilaksanakan DPW HARI Sumut meliputi pembagian beras kepada masyarakat.

Amek juga menekankan, gerakan berbagi ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan bagian dari komitmen organisasi dalam menjalankan fungsi sosial kontrol dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami ingin HARI tidak hanya dikenal sebagai organisasi aktivis yang kritis terhadap kebijakan publik, tetapi juga sebagai organisasi yang aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama, Staf Ahli Wamenag Dialog Bersama Kanwil dan FKUB Sumut

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, pemuda, dan komunitas untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat persatuan serta menghindari perpecahan.

“Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi saat ini, kebersamaan adalah kunci. Mari kita jadikan Ramadhan sebagai ruang memperkuat persaudaraan dan semangat gotong royong,” tutup Amek Hasibuan. (bj)