Categories: SosialSumut

Relawan Inspirasi Rumah Zakat Bekali Anggota BUMMAS Sejahtera Bersama dengan Pelatihan Pencatatan Keuangan

PANDAN- Relawan Inspirasi Rumah Zakat menggelar pelatihan pencatatan keuangan sederhana bagi anggota BUMMAS Sejahtera Bersama di MIS Bahriyatul Ulum Pandan, Lingkungan II, Kelurahan Aek Sitio-tio, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (25/7/2026).

Pelatihan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut menghadirkan Juwisnah Tanjung, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas anggota BUMMAS dalam menyusun pembukuan sederhana sebagai fondasi pengelolaan usaha yang tertib, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, Juwisnah menjelaskan bahwa pencatatan keuangan merupakan salah satu aspek penting dalam menjalankan usaha. Dengan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran secara rutin, pelaku usaha dapat mengetahui kondisi keuangan, menghitung laba, mengontrol arus kas, serta menyusun strategi pengembangan usaha secara lebih terarah.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi praktik membuat pembukuan sederhana yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Praktik ini diharapkan memudahkan anggota BUMMAS untuk mulai membiasakan diri melakukan pencatatan keuangan secara konsisten.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi dan aktif berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam mengelola keuangan usaha, mulai dari pemisahan uang pribadi dan usaha hingga cara mencatat transaksi secara sederhana namun efektif.

Melalui kegiatan ini, Relawan Inspirasi Rumah Zakat berharap anggota BUMMAS Sejahtera Bersama semakin memahami pentingnya literasi keuangan dan mampu menerapkan sistem pencatatan yang baik dalam menjalankan usaha. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mendorong produktivitas pelaku usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Rumah Zakat dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas pelaku usaha di wilayah binaan, sehingga mampu membangun usaha yang lebih mandiri, profesional, dan berkelanjutan. (r/isl)