Rusia Luncurkan Ratusan Rudal: Ukraina Mati Lampu, 4 Orang Tewas

Internasional24 Dilihat

UKRAINA – Rusia melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak secara besar-besaran ke infrastruktur energi di seluruh wilayah Ukraina pada Senin (26/8) waktu setempat.

Serangan itu menyebabkan empat orang tewas dan pemadaman listrik di beberapa kota di Ukraina.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengatakan Rusia menggunakan lebih dari 100 rudal berbagai jenis dan sekitar 100 pesawat nirawak atau drone Shahed.

BACA JUGA :  Israel Dihujani Roket Hizbullah, Sirene Meraung-raung di Kota-kota Zionis

Zelensky mengatakan ini sebagai salah satu serangan terbesar, dalam lebih dari 2,5 tahun invasi Rusia.

Angkatan Udara Ukraina mengatakan telah mendeteksi puluhan rudal dan drone yang menargetkan wilayah timur garis depan Kharkiv dan Dnipro, hingga kota pelabuhan selatan Odesa, serta ibu kota Kyiv.

“Teroris Rusia sekali lagi menargetkan infrastruktut energi,” kata Perdana Menteri Ukraina, Denys Shmyhal. Dia menyebut setidaknya 15 wilayah menjadi sasaran tembakan drone, rudal jelajah, sampai rudal hipersonik Kinzhal.

BACA JUGA :  COVID-19 Melonjak di Singapura, Bakal Naik Signifikan Juni Nanti

Akibat serangan ini, korban tewas berjatuhan tepatnya di wilayah Dnipropetrovsk, Zaporizhzhia, Volyn, dan Zhytomyr. Setidaknya lima orang luka di wilayah Poltava bagian tengah.

Perusahaan energi nasional Ukraina, Ukrenergo, terpaksa melakukan pemadaman listrik darurat untuk menstabilkan sistem. Pemadaman listrik tercatat di beberapa kota termasuk Kyiv dan Dnipro.

Militer Ukraina sendiri mengaku telah bersiap menghadapi serangan besar-besaran ini, sebagai respons atas invasi balik Kyiv ke wilayah perbatasan Kursk.

BACA JUGA :  ACMMC Forum Dialog dan Kerjasama Militer Negara ASEAN Bidang Kesehatan

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Minggu mengatakan pasukannya telah maju hingga 3 kilometer di Kursk dan menguasai dua permukiman lagi di wilayah perbatasan tersebut.(cnni/klt)