Warga Tanjungbalai Terjangkit Diare dan Sakit Kulit Imbas Banjir

Sumut44 Dilihat

TANJUNGBALAI – Dampak banjir yang menggenangi Kecamatan Datuk Bandar dan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai mulai dirasakan masyarakat, Rabu (11/12/2024).

Dilansir dari Tribun Medan, penyakit kulit dan diare mulai diidap oleh sejumlah masyarakat korban banjir. Masyarakat mulai berbondong-bondong mendatangi posko kesehatan yang dibangun oleh Pemko Tanjungbalai.

Penyakit ini didominasi oleh anak-anak dan lansia yang mengungsi akibat banjir.

BACA JUGA :  Kabiro SDM dan Perencanaan Kemenag RI Sampaikan Penguatan Kapasitas di Raker Kanwil Kemenag Sumut

Salah seorang warga, Sugeng mengaku mulai merasakan gatal-gatal di kaki dan membuatnya resah untuk beraktivitas.

“Resah, gelisah. Karena ini gatal, kaki saya seperti kena kutu air, karena airnya itukan bercampur dengan air comberan,” kata Sugeng.

Selain itu, kondisi kaki yang selalu basah akibat tergenang air membuat luka menjadi meradang dan gatal.

BACA JUGA :  Ciptakan Situasi Kondusif di Perairan, Sat Pol Airud Polres Tanjung Balai Sambang Warga Nelayan

“Kalau di garuk, takutnya semakin parah, tapi kalau dibiarkan rasanya sangat gelisah,” katanya.

Ungkapnya, di posko kesehatan tersebut, dirinya diberikan obat salep untuk mengatasi iritasi, dan antibiotik untuk mengurangi rasa gatal.(mrk)