Sakit Hati Disebut Anak Haram, Pemuda Ini Habisi Pria Paruh Baya

Hukum, Sumut77 Dilihat

ASAHAN – Seorang pria bernama Thander (40) ditemukan tewas di sebuah warung makan di Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut).

Dilansir dari SuaraSumut, korban ditemukan tewas dengan luka serius. Polisi yang mendapat laporan lalu menyelidiki kematian korban. Berdasarkan olah TKP dan pemeriksaan korban mengalami luka fatal.

“Termasuk gigi depan yang hancur, patah tulang di pergelangan tangan, wajah bengkak, dan darah yang keluar dari mulut,” kata Kapolres asahan AKBP Afdhal Junaidi, Rabu (18/12/2024).

BACA JUGA :  KPK Resmi Tahan Konglomerat Konstruksi Donald Sihombing Terkait Proyek Pengadaan Lahan

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, petugas menangkap pelaku bernama Rahmat Syaputra (21) kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Saat diinterogasi, pelalu mengaku membunuh korban dengan cara memukul menggunakan as klep dan kayu broti.

“Pelaku menyerang korban secara brutal di bagian mulut, tangan, dan kepala, hingga korban meninggal dunia,” ujarnya.

BACA JUGA :  JAMPIDUM Setujui 10 Restorative Justice, Salah Satunya Perkara KDRT di Merauke

Afdhal Junaidi mengatakan motif pelaku melakukan aksinya karena sakit hati kerap diejek oleh korban.

“Motif pembunuhan ini didasari sakit hati pelaku yang kerap diejek oleh korban dengan sebutan “anak haram” dan “tidak punya keluarga”,” ungkapnya.

Dari kasus ini, petugas menyita barang bukti berupa as klep, kayu broti, gelas, dan kasur.

BACA JUGA :  Wakil Kajati Sumsel Lantik Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV Baru, Ini Daftarnya

“Pelaku diamankan di Polres Asahan untuk proses hukum lebih lanjut,” katanya.