Muhammad Nasir Diberi Gelar Datok oleh Kejeruan Metar Bilad Deli

News, Ragam, Sumut278 Dilihat

MEDAN-  Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Muhammad Nasir mendapatkan gelar kehormatan dari Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI.

Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Kota Medan periode 2019-2024 ini pun dianggap sebagai bagian dari Kerajaan Metar Bilad dan berhak menyandang gelar Datok Karisma Nara Bangsawan Diraja Kejeruan Metar Bilad Deli.

Gelar Datok Muhammad Nasir memiliki makna sebagai seorang  laki-laki yang taat setia pada rajanya, memiliki sifat terpuji serta budi pekerti sebagai bangsawan hingga dikaruniakan padanya limpahan karunia.

BACA JUGA :  JAM-Pembinaan: Pengabdian 10 Tahun RSU Adhyaksa Optimalkan Peran Kesehatan Yustisial Kejaksaan

Penganugerahan gelar mulia itu dinobatkan langsung oleh Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI, YTAM Tengku Muhammad Fauzi, S. Kom, M.H gelar Al Mulk Akbar Shah di acara Majelis Hari Keputraan ke-40, yang berlangsung di Medan, pada Sabtu (18/1/2025).

Muhammad Nasir yang dikenal sebagai Tokoh Pendidikan dan Pegiat sosial ini menyampaikan terimakasih kepada Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI, YTAM Tengku Muhammad Fauzi, S. Kom, M.H gelar Al Mulk Akbar Shah yang telah memberikan gelar kehormatan kepada dirinya.

BACA JUGA :  Pemprov Sumut Kucurkan Rp443 Miliar Bagi Hasil Pajak Rokok dan Kurang Salur, Bobby Nasution Tekankan Keseimbangan Belanja Daerah

“Gelar Datok bukan untuk menjadi tinggi hati, namun justru untuk lebih memacu semangat yang tinggi menjunjung tinggi nilai Islam yang terserap di budaya  Melayu sejak berabad-abad lalu,” ujarnya.

Datok Muhammad Nasir mengingatkan budaya Melayu terkenal dengan jiwa sosialnya. Hal tersebut yang harus tetap eksis sepanjang masa.

“Yang pastinya keberadaan budaya Melayu senantiasa bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena bangsa Melayu sudah terbukti memiliki Andil besar untuk kejayaan Indonesia,” pungkasnya. (isl)