Bobby Nasution Rapat Bersama Menteri, Bahas Swasembada Pangan

Bisnis, Medan98 Dilihat

MEDAN- Wali Kota Medan Bobby Nasution menghadiri Rapat Koordinasi Bidang Pangan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 Bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan di Aula T Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Medan, Selasa (21/1/2025).

Rapat ini digelar untuk membahas sinergi Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Sumut dalam rangka mempersiapkan target swasembada pangan yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

BACA JUGA :  Bobby Nasution Hadiri Pengajian Silaturahmi Sejuta Umat

Selain Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso, sejumlah Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, Kepala Lembaga terkait, Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni, unsur Forkopimda Sumut dan para Bupati/Wali kota se-Sumut  turut hadir dalam rapat tersebut.

Dalam sambutannya, Menko Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menyampaikan akan pentingnya pelaksanaan sinkronisasi, koordinasi dan pengendalian program untuk swasembada pangan nasional di Sumut. Apalagi, ungkapnya, akan masuk panen raya, baik beras maupun jagung.

BACA JUGA :  Tim SULING Syawal KUA Medan Perjuangan Kunjungi Masjid Jamik Sentosa, Dorong Penguatan Remaja Masjid

“Pemerintah telah memutuskan harga gabah jadi Rp.6.500 dan jagung jadi Rp.5.500 dari Rp.5.000. Tentu Bulog akan menyerap, tapi semua akan bertanggungjawab, Pak Gubernur, Pak Bupati mengerahkan kekuatan kita membeli panen,” kata  Zulkifli Hasan.

Oleh karenanya pria yang akrab disapa Zulhas ini mengajak Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah serta stakeholder untuk saling berkolaborasi guna mewujudkan target swasembada pangan tersebut.

BACA JUGA :  ASN Pemprov Sumut Ditangkap Akibat Vape Getar, Gubsu Bobby: Kalau Bisa Pecat Sekalian

Dalam rapat tersebut juga dibahas sejumlah materi pangan di antaranya isu peningkatan jaringan irigasi, distribusi pupuk bersubsidi, pendayagunaan penyuluh pertanian, penyediaan bibit unggul (peternakan dan pertanian) serta ketersediaan dan harga pangan. (isl)