KONI Medan Dukung Penuh Zakiyuddin Harahap dalam Memimpin Pasi Medan 2025-2029

Sport559 Dilihat

MEDAN-Ketua KONI Medan, Aswindy Fachrizal, SE berkomitmen akan mendukung sepenuhnya Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Medan.

Hal itu diungkapkan Aswindy Fachrizal, usai Musyawarah Kota (Muskot) yang berlangsung di Dispora Medan, Jumat (23/5/2025) sore.

Dalam Muskot itu, H. Zakiyuddin Harahap resmi memimpin Pasi Kota Medan masa bakti 2025-2029, setelah terpilih secara aklamasi.

“Kami dari KONI Medan sangat mendukung setiap cabang olahraga, terutama Pasi Kota Medan. Diharapkan Pasi Medan bisa menjadi penyumbang atlet dan prestasi untuk Kota Medan kedepannya,” kata Aswindy Fachrizal dalam sambutannya.

BACA JUGA :  Indonesia Lolos Ke Perempatfinal Piala Asia U-23 2024

Terpisah, Zakiyuddin Harahap mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin Pasi kota Medan. Apalagi, Pasi Kota Medan sempat mengalami kekosongan ketua sejak tahun 2021, sehingga kepengurusan harus dipimpin oleh Caretaker Irwan Pulungan.

“Bagi saya ini adalah amanah yang sangat besar, karena atletik ini banyak cabor. Dan kita pernah melahirkan atlet tingkat nasional bahkan Internasional,” kata Zakiyuddin dalam sambutannya.

BACA JUGA :  Peringati Hari Bhayangkara ke-78, Kapolda Sumut Hadirkan Semangat Juang Lewat Turnamen Tenis Meja

Dengan begitu, Zakiyuddin meminta seluruh pihak, mulai dari pengurus, insan olahraga atletik, KONI Medan, dan Pengprov Pasi Sumut bisa bekerjasama dengan baik. Baginya, dalam menjalankan roda organisasi, seluruh pihak harus solit dan kompak.

“Jadi semua ini bisa kita laksanakan, kalau semua bergandengan tangan, semua bisa kita raih. Tapi kalau saya sendiri,saya pastikan tidak akan bisa, apapun ceritanya,” kata pria yang juga menjabat Wakil Walikota Medan tersebut.

BACA JUGA :  Refleksi BKPRMI, Rico Waas: Mari Saling Rangkul Membangun Medan

“Saya berharap seluruhnya bisa memberikan masukan dan apapun, yang bisa membuat para atlet maju dan berkembang. Jangan ada lagi atlet kita yang susah hidupnya,” ujarnya.