Soal Tambang di Papua, Masyarakat Diminta Laporkan Oknum Aparat yang Bekingi Tambang Ilegal

Headline49 Dilihat

JAKARTA – TNI buka suara terkait dugaan keterlibatan oknum prajurit dalam aktivitas tambang ilegal di Papua.

Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi menegaskan, masyarakat dipersilakan untuk melapor ke Polisi Militer apabila memiliki bukti atas keterlibatan oknum prajurit dalam aktivitas tambang ilegal di Papua. Dengan demikian dapat diproses secara hukum sesuai aturan yang berlaku.

Anggota DPR RI Dapil Papua, Yan Mandenas pun menyambut baik pernyataan Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi yang mempersilakan masyarakat untuk melapor ke Polisi Militer apabila memiliki bukti atas keterlibatan oknum prajurit dalam aktivitas tambang ilegal di Papua.

BACA JUGA :  Buronan Korupsi Proyek Perbaikan Jalan Madina Ditangkap di Padangsidimpuan

“Ini hal positif yang sangat baik dan membuka ruang kepada seluruh masyarakat untuk bersuara secara lantang,” kata Mandenas, Senin (9/5/2025).

Tak ayal, Mandenas meminta masyarakat melaporkan secara tulisan maupun lisan terkait identitas oknum-oknum aparat yang yang diketahui membekingi tambang-tambang ilegal di seluruh Papua.

“Demikian, jika ada temuan langsung di lapangan, maka saya berharap masyarakat laporkan hal tersebut secara tertulis maupun lisan, baik kepada DPR, pemerintah, Polisi Militer, maupun Provost Polri,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pengusaha Besar Bersama 8 Orang Lainnya Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Tata Kelola Minyak Mentah PT Pertamina

“Sehingga proses ini bisa kita buka secara transparan dan terang benderang,” lanjutnya.

Mandenas menilai, ini sangat positif untuk semua pihak bergandengan tangan menjaga lingkungan dan kekayaan alam, terutama di seluruh Papua, agar dapat diwariskan kepada generasi penerus dan untuk kepentingan masyarakat luas.

“Dengan adanya kasus tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya, yang terbuka ke publik, mari kita sama-sama menyuarakan secara transparan dan terbuka kepada pemerintah, dengan mendukung Presiden Prabowo Subianto memberantas korupsi,” sahutnya.(bc)