Alumni Akpol 1999 Ukir Sejarah, Dedy Murti Haryadi Resmi Jadi Jenderal Bintang Dua

Nasional, News140 Dilihat

JAKARTA — Dedy Murti Haryadi resmi mencatat sejarah baru di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Alumni Akademi Kepolisian tahun 1999 itu menjadi angkatan pertama dari Batalyon Endra Dharmalaksana yang berhasil menembus pangkat Inspektur Jenderal Polisi atau bintang dua.

Kenaikan tersebut diperoleh setelah Listyo Sigit Prabowo menunjuk Dedy Murti Haryadi dari jabatan Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II menjadi Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I di Bareskrim Polri. Dengan promosi itu, pangkat Dedy naik dari Brigadir Jenderal Polisi menjadi Inspektur Jenderal Polisi.

Pencapaian tersebut semakin menarik perhatian karena diraih Dedy di usia 48 tahun 4 bulan. Catatan itu menjadikannya sebagai jenderal bintang dua termuda ketiga dalam sejarah Polri.

Dedy bahkan melampaui pencapaian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang meraih pangkat bintang dua saat menjabat Kadiv Propam Polri pada usia 49 tahun di tahun 2018.

BACA JUGA :  Diduga Selundupkan 100 Ribu Benih Lobster ke Luar Negeri, Dua Pelaku Ditangkap Ditreskrimsus Polda Kepri

Sementara rekor jenderal bintang dua termuda di Polri hingga kini masih dipegang Tito Karnavian. Alumni Akpol 1987 tersebut meraih pangkat Irjen saat dipercaya menjadi Kapolda Papua pada 2012 di usia 47 tahun 11 bulan. Posisi kedua ditempati Ferdy Sambo yang mendapat pangkat bintang dua ketika menjabat Kadiv Propam Polri pada 2020 di usia 47 tahun 9 bulan.

Putra Prajurit TNI

Dedy Murti Haryadi lahir di Balikpapan pada 15 Desember 1977 dan tumbuh dalam lingkungan keluarga militer. Ayahnya, Letkol Infanteri H. Suhadi, merupakan prajurit TNI AD yang pernah bertugas bersama Prabowo Subianto saat operasi di Timor Timur.

BACA JUGA :  Kapolda Aceh Kunker ke Polres Langsa, Tekankan Pelayanan Prima Pasca Bencana dan Etika Bermedia Sosial

Didikan disiplin militer dari sang ayah disebut membentuk karakter Dedy menjadi sosok yang aktif, cerdas, dan memiliki tekad kuat. Berkat ketekunannya, Dedy berhasil lolos menjadi taruna Akpol dan lulus pada tahun 1999.

Kariernya di kepolisian kemudian dikenal moncer, khususnya di bidang reserse. Sebelum menjabat di Bareskrim Polri, Dedy pernah menduduki sejumlah posisi strategis seperti Wadirreskrimum Polda Metro Jaya hingga Koorspripim Polri.

Saat menjabat Koorspripim Polri, Dedy bertugas membantu Kapolri dan Wakapolri dalam pelaksanaan tugas kedinasan, koordinasi kegiatan protokoler, hingga pengamanan pimpinan Polri.

Pernah Raih Penghargaan dari Presiden Jokowi

Sebelum menyandang pangkat bintang dua, Dedy lebih dulu memperoleh kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi pada September 2024. Saat itu, ia menjadi salah satu jenderal termuda Polri dengan usia 46 tahun 9 bulan.

BACA JUGA :  Kapolri: Polri Susun MEPE untuk Maksimalkan Pelayanan kepada Masyarakat

Dedy juga pernah menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya dari Joko Widodo pada peringatan HUT ke-78 Bhayangkara tahun 2024.

Penghargaan tersebut diberikan kepada anggota Polri yang dinilai berjasa besar dan memiliki rekam jejak pengabdian tanpa cacat selama bertugas.

Riwayat Jabatan Dedy Murti Haryadi

  • Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan
  • Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota
  • Kanit II Subdit V/Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya
  • Kasubdit I/Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya
  • Wadirreskrimum Polda Metro Jaya
  • Koorspripim Polri
  • Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri
  • Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I Bareskrim Polri