Jakarta – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, mendorong pemerintah segera melakukan reforestasi atau penanaman kembali kawasan hutan yang gundul pascabencana banjir di wilayah Sumatera. Menurutnya, langkah tersebut menjadi solusi penting untuk mengatasi persoalan banjir dari daerah hulu.
“Reforestasi ini akan menyelesaikan persoalan hulu dari bencana banjir. Artinya, kegiatan ini sangat urgent,” ujar Alex kepada wartawan, Kamis (28/5/2026).
Alex menilai kerusakan hutan akibat deforestasi bukan persoalan sederhana. Ia menegaskan pemulihan kawasan hutan memerlukan waktu panjang dan penanganan serius dari pemerintah.
“Pemulihan hutan yang kini dalam kondisi rusak berat itu, secara teknis bukan persoalan sederhana dan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa tampak seperti hutan lagi,” katanya.
Politikus PDI Perjuangan tersebut juga meminta kementerian dan lembaga terkait untuk memperkuat koordinasi dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR). Selain itu, koordinasi dengan Kementerian Keuangan dinilai penting agar seluruh program rehabilitasi mendapatkan dukungan anggaran yang memadai.
“Semua kegiatan yang dirancang harus dipastikan mendapatkan dukungan anggaran. Artinya, pengerjaan kegiatan bisa tuntas dan tak meninggalkan sisa anggaran lagi,” tegasnya.
Diketahui, DPR RI telah menyetujui Rencana Induk (Renduk) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera yang diajukan Satgas PRR. Dalam program tersebut terdapat 11.512 kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp100,1 triliun selama tiga tahun.
Adapun rinciannya, pada tahun 2026 dibutuhkan anggaran sebesar Rp38,9 triliun, kemudian Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028.
Alex juga mengapresiasi langkah Menteri Keuangan yang dinilai proaktif dalam mempercepat penyelesaian administrasi perencanaan penanganan bencana yang diajukan kementerian dan lembaga terkait.
“Sekarang ini, Renduknya tuntas. Alokasi anggarannya juga sudah disepakati DPR. Menteri Keuangan-nya juga sudah mau proaktif jemput bola,” pungkasnya. (bc)
