Viral Warga Lampung Timur Tak Bayar Pajak, Pilih Urunan Bangun Jalan Rusak

Viral16 Dilihat

LAMPUNG TIMUR – Sebuah video yang memperlihatkan warga membangun jalan secara swadaya di Dusun Umbul Glimbung, Desa Bandar Agung, Kabupaten Lampung Timur, viral di media sosial.

Dalam video tersebut, warga mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi jalan yang telah lama rusak namun belum juga diperbaiki pemerintah. Mereka mengaku memilih mengalihkan uang yang seharusnya digunakan untuk membayar pajak menjadi dana gotong royong untuk memperbaiki jalan.

“Tahun ini saya tidak bayar pajak. Uangnya saya gunakan untuk swadaya pembangunan jalan mandiri di Dusun Umbul Glimbung,” ujar seorang warga dalam video yang beredar.

BACA JUGA :  Viral Video Berujung PTDH, Kompol DK Resmi Dipecat dari Polri

Ia menambahkan bahwa masyarakat sudah terlalu lama menunggu perbaikan dari pemerintah.

“Menunggu dari pemerintah tidak kunjung dibangun, padahal jalannya sudah rusak parah. Jadi inisiatif masyarakat membangun sendiri. Pajak saya tidak saya bayarkan, saya gunakan untuk membeli semen,” katanya.

Menanggapi video tersebut, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mengatakan pemerintah daerah telah memantau kondisi jalan di Dusun Umbul Glimbung. Menurutnya, wilayah tersebut berada di kawasan register yang memiliki karakteristik tersendiri sehingga pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertahap.

“Wilayah itu sudah kami monitor. Pemerintah daerah juga telah membangun infrastruktur jalan di kawasan tersebut pada tahun sebelumnya. Namun pengerjaannya dilakukan secara bertahap karena masih banyak ruas jalan yang harus ditangani,” kata Ela, Sabtu (4/7/2026).

BACA JUGA :  Sakit Hati Sering Diolok-Olok Jadi Motif Pelaku Penikaman Anak

Ela menjelaskan, pembangunan jalan di kawasan tersebut belum dapat menjangkau seluruh ruas karena menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Ia menilai gotong royong yang dilakukan masyarakat merupakan bentuk partisipasi warga untuk mempercepat perbaikan jalan pada titik-titik yang belum masuk dalam tahap pembangunan pemerintah.

“Di sejumlah titik memang masyarakat berinisiatif bergotong royong agar jalan bisa segera digunakan. Ada ruas sekitar satu kilometer yang diperbaiki secara swadaya sambil menunggu penanganan lanjutan dari pemerintah,” ujarnya.

BACA JUGA :  Viral Selebgram Aleh Terlibat Keributan di IGD Pringadi, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Menurut Ela, ruas jalan yang dikeluhkan dalam video kemungkinan belum termasuk dalam tahapan pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah. Meski demikian, ia memastikan aspirasi masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk penyusunan program pembangunan berikutnya.

“Jalan yang dikeluhkan warga kemungkinan belum sampai pada tahapan pembangunan yang sudah kami kerjakan. Aspirasi ini menjadi masukan bagi kami karena kebutuhan infrastruktur jalan memang menjadi harapan terbesar masyarakat,” tutupnya. (bc/isl)