MAN 1 Medan Raih Gold Medal pada Ajang Internasional JDIE INNOPA WIIPA 2026 di Osaka Jepang

Sumut145 Dilihat

Medan-  Kabar membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Indonesia. Tim Karya Ilmiah MAN 1 Medan berhasil mengukir prestasi internasional dengan meraih Gold Medal pada ajang Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) INNOPA WIIPA 2026 yang berlangsung pada 1–7 Juli 2026 di Kansai Airport Conference Hall, Izumisano, Osaka, Jepang.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi dan karya ilmiah siswa madrasah mampu bersaing di tingkat dunia. Kompetisi ini merupakan salah satu ajang inovasi dan invensi internasional bergengsi yang diselenggarakan oleh World Invention Intellectual Property Associations (WIIPA) bekerja sama dengan Chizal Corporation serta didukung oleh Indonesian Innovation and Invention Promotion Association (INNOPA) sebagai mitra di Indonesia. Ajang ini mempertemukan para inventor, peneliti, akademisi, mahasiswa, pelajar, perusahaan, dan lembaga penelitian dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil riset, teknologi, desain, serta inovasi terbaik mereka.

Pada penyelenggaraan tahun 2026, peserta yang hadir berasal dari berbagai kawasan dunia, di antaranya Jepang, Indonesia, Taiwan, Korea Selatan, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, Hong Kong, Makau, Singapura, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Polandia, Kroasia, Kanada, serta sejumlah negara lainnya yang mengirimkan delegasi melalui jaringan WIIPA dan organisasi mitra internasional.

BACA JUGA :  Guru MAN 1 Deli Serdang Raih Runner-Up Duta Guru Bank Indonesia Sumatera Utara 2026

Kompetisi ini menjadi wadah kolaborasi global dalam bidang inovasi, teknologi, desain, dan penelitian yang mempertemukan generasi muda maupun inventor profesional dari berbagai belahan dunia.
Delegasi MAN 1 Medan terdiri atas tujuh siswa, yaitu Rafa Ruzain Ahmad, Tiara Qalbi Aswani, Azka Azzahra Putri Dalimunthe, Sandria Shelba Yafizham Harahap, Ariq Zaidan Dhiaufa Siregar, Zahraa Putri Syahbana, dan Fauzul Huda. Tim didampingi oleh Muhammad Doni Anggara, Ulfa Mashitah, dan Ahmad Zaki Mubarak sebagai pelatih dan pembina. Kehadiran seluruh delegasi merupakan wujud komitmen MAN 1 Medan dalam membangun budaya riset, inovasi, dan kolaborasi internasional bagi peserta didik.

Selama mengikuti kompetisi, tim MAN 1 Medan mempresentasikan hasil penelitian di hadapan dewan juri internasional yang terdiri atas para akademisi, praktisi, dan pakar inovasi dari berbagai negara. Selain melalui presentasi ilmiah, peserta juga mengikuti sesi pameran inovasi, diskusi akademik, serta pertukaran pengalaman dengan delegasi internasional sehingga memperoleh kesempatan memperluas jejaring kerja sama dan wawasan global.

BACA JUGA :  APPRI Gelar Aksi di Mapolri, Desak Tangkap Bos Mafia Judi yang Terkenal di Sumatera Utara

Kepala MAN 1 Medan Reza Faisal, S.Pd.,M.PMat ketika dikonfirmasi menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang berhasil diraih siswa-siswi MAN 1 Medan dalam ajang internasional diikuti oleh beberapa negara yang ambil bagian untuk mempresentasikan hasil karyanya masaing-masing.

“Alhamdulillah, pencapaian Gold Medal ini merupakan hasil kerja keras para siswa, guru pembimbing, serta dukungan seluruh keluarga besar MAN 1 Medan. Prestasi ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu menghasilkan inovasi yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat internasional. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berkarya, meneliti, dan menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta membawa nama baik MAN 1 Medan di dunia internasional,” papar Reza.

BACA JUGA :  Pengukuhan Guru Besar Hukum UIN Sumut Prof Arif Diapresiasi Berbagai Kalangan, Salah Satunya dari Ketum ISNU

Dalam keterangan resminya, penyelenggara menyampaikan bahwa Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) diselenggarakan sebagai forum internasional untuk mempertemukan para inventor dari berbagai negara guna menampilkan hasil inovasi, memperkuat kolaborasi global, mendorong pertukaran pengetahuan, serta memberikan penghargaan kepada karya-karya inovatif yang memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat. Ajang ini terbuka bagi pelajar, mahasiswa, akademisi, perusahaan, maupun inventor profesional tanpa batasan usia sehingga menjadi salah satu wadah inovasi internasional yang inklusif dan berorientasi pada pengembangan teknologi masa depan.

Prestasi Gold Medal yang diraih Tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) MAN 1 Medan menjadi kebanggaan bagi madrasah, masyarakat Sumatera Utara, dan Indonesia. Capaian ini sekaligus memperkuat posisi MAN 1 Medan sebagai madrasah yang konsisten melahirkan generasi berprestasi, inovatif, berdaya saing global, serta mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. (r/isl)