Dua Alumni MAN 1 Tapanuli Tengah Raih Beasiswa Penuh ke China

Sumut20 Dilihat

Tapanuli Tengah  – Kabar membanggakan datang dari MAN 1 Tapanuli Tengah, dua alumninya, Sri Mupliha Purba dan Nur Khafipa Lubis, berhasil diterima melanjutkan pendidikan di Shaanxi Polytechnic Institute, China pada Program Studi Power Battery Technology. Keduanya menjadi Alumni pertama MAN 1 Tapanuli Tengah yang diterima melanjutkan studi di China melalui program beasiswa penuh.

Nur Khafipa menjelaskan bahwa kesempatan mengikuti program beasiswa tersebut berawal dari informasi yang diperoleh salah seorang guru MAN 1 Tapanuli Tengah, Ardi Wandana, Lc., mengenai program beasiswa ke China. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepadanya.

 

Setelah memahami persyaratan yang ditetapkan, ia mempersiapkan seluruh dokumen administrasi dan mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh.

Selain mengikuti proses pendaftaran, seleksi administrasi, dan wawancara, Nur Khafipa juga memiliki sejumlah prestasi yang menjadi bekal selama menempuh pendidikan di madrasah.

BACA JUGA :  Demi Akad Suci, Penghulu Pantai Cermin Menembus Banjir

Ia merupakan hafidzah Al-Qur’an 8 juz serta Juara I Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Tingkat Kabupaten Tahun 2025. Menurutnya, kedisiplinan dalam belajar, semangat untuk terus berkembang, dan doa menjadi bekal penting dalam menjalani seluruh proses seleksi.

“Alhamdulillah, berkat doa kedua orang tua, dukungan guru-guru, serta usaha yang konsisten, saya dinyatakan lolos dan memperoleh beasiswa untuk melanjutkan studi di China,” ungkap Nur Khafipa, Sabtu (4/7/2026).

Ia berharap pengalaman yang diperolehnya dapat menjadi motivasi bagi adik-adik kelas untuk terus meningkatkan prestasi, berani mencoba berbagai peluang, dan tidak mudah menyerah dalam mewujudkan cita-cita.

Sementara itu Sri Mupliha sangat bersyukur atas bea siswa yang diraih.

BACA JUGA :  Pemprov Sumut Tegaskan Penyaluran Bantuan Melalui Udara Sesuai SOP

“Alhamdulillah, berkat doa kedua orang tua, dukungan guru-guru, serta usaha yang konsisten, saya dinyatakan lolos dan memperoleh beasiswa untuk melanjutkan studi di China,” ungkapnya.

Ia berharap pengalaman yang dilaluinya dapat menjadi motivasi bagi adik-adik kelas untuk tidak ragu memanfaatkan setiap peluang pendidikan yang tersedia serta terus berusaha meraih cita-cita.
Program pendidikan yang diikuti kedua alumni tersebut memberikan berbagai fasilitas, di antaranya beasiswa penuh yang mencakup biaya kuliah dan asrama, bantuan uang buku, serta peluang untuk langsung memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan sesuai bidang keahlian yang ditempuh.

Kesempatan ini menjadi bukti bahwa lulusan madrasah memiliki daya saing untuk melanjutkan pendidikan hingga ke tingkat internasional.

Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun, S.Ag., M.Hum., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas prestasi yang diraih kedua alumni tersebut.

BACA JUGA :  Dua Siswa MIN 12 Medan Melaju ke Final Nasional KOMPAC 2025

Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, doa, serta dukungan orang tua, guru, dan seluruh keluarga besar madrasah. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus meningkatkan prestasi, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan global.

Keberhasilan Sri Mupliha Purba dan Nur Khafipa Lubis sejalan dengan komitmen MAN 1 Tapanuli Tengah dalam meningkatkan mutu pendidikan serta mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

“ Madrasah terus mendorong peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik agar mampu meraih berbagai peluang pendidikan, baik di dalam maupun di luar negeri,” pungkasnya. (r/isl)