Medan – Ketua Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP MBG), Haji Suratman, menyambut baik dimulainya kembali pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru.
Menurutnya, kehadiran kembali program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia melalui pemenuhan gizi yang baik.
“Hari ini adalah awal langkah baru kembali untuk belajar, tumbuh, dan meraih cita-cita. Semoga setiap anak Indonesia menjalani tahun ajaran baru dengan semangat, kesehatan, dan kebahagiaan. Mari bersama menciptakan lingkungan belajar yang mendukung lahirnya generasi yang cerdas, kuat, dan berkarakter. Gizi yang baik menjadi salah satu fondasi penting agar anak-anak dapat belajar dengan fokus dan berkembang secara optimal,” ujar Haji Suratman kepada wartawan di Medan.
Program MBG kembali didistribusikan kepada para penerima manfaat setelah sempat mengalami jeda selama masa libur sekolah. Badan Gizi Nasional (BGN) memanfaatkan masa tersebut untuk melakukan pembenahan dan penataan guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program di lapangan.
Wakil Kepala BGN, Arumsari, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan kunjungan langsung ke sejumlah sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta untuk memastikan distribusi kembali berjalan optimal.
“Kami ingin memastikan bahwa distribusi MBG kembali berjalan dengan baik setelah masa penyesuaian. Berbagai pembenahan yang telah dilakukan diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima,” kata Arumsari.
Pemantauan dilakukan di berbagai sekolah, mulai dari jenjang TK, SD hingga SMP, serta sejumlah SPPG di wilayah Jakarta. Selain mengecek ketepatan waktu distribusi dan kualitas makanan, BGN juga menyerap masukan dari pengelola SPPG maupun pihak sekolah sebagai bahan evaluasi.
Menurut Arumsari, hasil pemantauan akan menjadi dasar penyempurnaan berbagai aspek pelaksanaan program, mulai dari operasional, koordinasi antarpihak hingga peningkatan kualitas layanan.
“Seluruh hasil pemantauan akan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan Program MBG semakin efektif, tertib, dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh penerima,” ujarnya.
Selama masa penyesuaian, BGN juga memperkuat tata kelola serta menyempurnakan standar operasional sebagai bentuk komitmen menghadirkan makanan bergizi yang aman, berkualitas, dan sesuai standar bagi para siswa.
Sementara itu, pelaksanaan MBG di Kota Medan juga telah kembali berjalan. Salah satunya di UPT SD Negeri 060877 Medan, di mana para siswa telah menerima makanan bergizi pada hari pertama masuk sekolah.
Seorang orang tua murid, Khairunnisa, mengaku bersyukur anaknya kembali memperoleh manfaat dari program tersebut.
“Alhamdulillah MBG sudah diterima anak-anak pada hari pertama MPLS. Terima kasih Pak Prabowo,” ujarnya.
Kembalinya distribusi Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu mendukung kualitas pembelajaran di sekolah sekaligus meningkatkan kesehatan dan kecukupan gizi peserta didik sebagai bagian dari upaya membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (r/isl)
