Jembatan Gantung Bosar Galugur Capai 81,6 Persen, Akses Warga Segera Terhubung

Sumut89 Dilihat

SIMALUNGUN – Pembangunan Jembatan Gantung yang menghubungkan Huta 1 Bosar Galugur dengan Huta 2 Hubuan, Nagori Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, terus dipercepat.

Hingga Senin (7/9/2026), progres pembangunan jembatan yang memiliki panjang 57 meter dan lebar 1,2 meter tersebut telah mencapai 81,6 persen.

Percepatan pembangunan juga melibatkan Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa Kodim 0207/Simalungun, Kopda Lesman Siahaan. Pada pekerjaan hari ini, pemasangan tiang jembatan pada bagian tepi jauh telah mencapai sekitar 60 persen.

BACA JUGA :  Banjir Sumatera Dipastikan Akibat Deforestasi, Prof. Basyuni: Pengelolaan Hutan Semestinya Tak Diserahkan ke Swasta

Sejumlah tahapan pekerjaan sebelumnya telah berhasil diselesaikan. Di antaranya pembersihan dan persiapan lahan, pemasangan bowplank dan patok pengukuran, penggalian serta pemasangan pondasi jembatan, pemasangan pondasi penahan sling, hingga pengecoran pondasi pada bagian tepi jauh.

Seluruh proses pembangunan berlangsung dalam kondisi cuaca cerah dengan situasi di lokasi yang aman, tertib dan lancar.

BACA JUGA :  Prof Saiful Resmikan Musholla LLDikti Wilayah I Sumut: Hentikan Layanan Ketika Azan Berkumandang

Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., mengatakan percepatan pembangunan jembatan tersebut merupakan inisiasi Presiden Prabowo Subianto melalui TNI Angkatan Darat dalam rangka membantu meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat.

“Kami terus mendorong agar pembangunan berjalan sesuai target dengan tetap memperhatikan kualitas dan keselamatan. Jembatan ini diharapkan segera dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar mobilitas serta mendukung aktivitas warga di kedua wilayah,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bakti TNI untuk Rakyat, Pembangunan Jembatan Modular di Gunungsitoli Capai Tahap Pengecoran Abutmen

Jembatan Gantung Bosar Galugur tersebut nantinya diharapkan menjadi akses penting bagi masyarakat Huta 1 Bosar Galugur dan Huta 2 Hubuan. Dengan semakin dekatnya penyelesaian pembangunan, konektivitas antarwilayah dan aktivitas warga di kedua kawasan diharapkan semakin mudah dan lancar. (bc/isl)