MAKASSAR — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan menggelar tahapan seleksi pengisian jabatan Eselon III.b melalui pemaparan presentasi makalah. Kegiatan tersebut berlangsung di Baruga Adhyaksa Kejati Sulsel, Jumat (2/10/2026).
Seleksi mengusung tema “Peran Strategis Kejaksaan RI dalam Melindungi Kepentingan Negara dan Masyarakat Demi Terwujudnya Kepercayaan Publik.”
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan Muhammad Syarifuddin bertindak sebagai salah satu tim penilai, didampingi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Prihatin serta jajaran asisten, yakni Asisten Pembinaan, Asisten Pidana Umum, Asisten Pengawasan, dan Asisten Pidana Militer.
Sebanyak 10 pejabat Eselon IV.a mengikuti tahapan seleksi tersebut. Para peserta berasal dari berbagai posisi di lingkungan internal Kejati Sulsel, mulai dari Kepala Seksi, Kepala Subbagian hingga Pemeriksa.
Kesepuluh peserta tersebut yakni:
- Dr. Awaluddin, S.H., M.H.
- Anton Sulaiman Hasnawi, S.H., M.H.
- Herawati, S.H., M.H.
- Parawansa S. Tjanggo, S.H., M.H.
- Bambang Eka Jaya, S.H., M.H.
- Erfah Basmar, S.Kom., S.H., M.H.
- Muh. Arafah, S.H., M.H.
- Syamsinar, S.H., M.H.
- Ilham HR, S.H., M.H.
- Irwan Somba, S.H., M.H.
Kajati Sulsel Muhammad Syarifuddin menegaskan, seluruh rangkaian proses penjaringan dilakukan secara objektif dengan mengacu pada pedoman surat dari Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan (Jambin) Kejaksaan Agung RI.
Menurutnya, penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan peserta dalam menyampaikan gagasan saat presentasi, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak dan berbagai aspek kompetensi secara menyeluruh.
“Proses seleksi ini melibatkan beberapa instrumen penilaian yang komprehensif. Mulai dari riwayat jabatan, jenjang pendidikan, kepatuhan dalam sistem MySimkari, penilaian kinerja, hingga kedalaman analisis dalam pemaparan makalah pada hari ini,” jelas Muhammad Syarifuddin.
Ia mengatakan, seleksi tersebut menjadi bagian dari upaya Kejati Sulsel menjaring sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan integritas untuk mengemban tanggung jawab manajerial pada jabatan Eselon III.b.
Melalui proses seleksi yang ketat dan komprehensif, pimpinan Kejati Sulsel berharap kandidat yang terpilih nantinya mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional serta mendukung peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.
“Insyaallah nama-nama yang kita usulkan nantinya benar-benar sesuai dengan kriteria yang diharapkan. Dari hasil penilaian ini, akan ada empat orang kandidat utama dan satu orang sebagai cadangan yang akan kami usulkan ke Kejaksaan Agung untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya,” tutup Muhammad Syarifuddin. (bc/isl)
