MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp313.827.043 kepada masyarakat di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Batu Bara.
Bantuan yang disalurkan pada Selasa (13/10/2026) tersebut mencakup sektor kesehatan, pendidikan, keagamaan, serta penyediaan fasilitas publik di sekitar wilayah operasional kereta api.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan program TJSL merupakan wujud komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan transportasi penumpang dan angkutan barang, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran KAI di Sumatera Utara tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kelancaran transportasi dan logistik, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar,” ujar Anwar.
Dalam program tersebut, KAI menyalurkan satu unit mobil ambulans beserta perlengkapannya dan dua unit kendaraan operasional. Bantuan lainnya meliputi pembangunan gapura rumah ibadah, pembuatan lapangan voli untuk mendukung aktivitas pemuda, serta pengadaan kursi sekolah guna menunjang kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
Berbagai bantuan itu diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari peningkatan pelayanan kesehatan hingga mendukung aktivitas pendidikan, keagamaan, dan sosial.
Anwar menjelaskan, sepanjang Januari hingga Oktober 2026, KAI Divre I Sumatera Utara telah menyalurkan bantuan TJSL dengan total nilai mencapai Rp549.448.978.
Dana tersebut dialokasikan untuk beragam kegiatan sosial dan lingkungan, pengembangan sarana ibadah, pelayanan pengobatan gratis, serta pembagian paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.
“KAI Divre I Sumatera Utara berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh para penerima,” katanya.
Ia menambahkan, pelaksanaan program TJSL juga diharapkan dapat mendukung peningkatan keselamatan operasional kereta api sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat di wilayah yang dilalui jalur kereta api.
Melalui program tersebut, KAI berharap hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional dapat terus terjaga. Dukungan masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam membantu perusahaan menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api di Sumatera Utara. (r/isl)
