JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto memperkuat sinergi dan koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Daerah Khusus Jakarta guna mendukung pelaksanaan penegakan hukum yang profesional, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
Penguatan koordinasi tersebut dibahas dalam kunjungan silaturahmi Dadang Hartanto bersama sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Metro Jaya ke Kantor Kejati Daerah Khusus Jakarta, Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026). Rombongan disambut Kajati Daerah Khusus Jakarta Sutikno beserta jajaran.
Salah satu agenda utama pertemuan tersebut adalah memperkuat koordinasi antara kepolisian dan kejaksaan dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum, termasuk menyamakan persepsi terkait penerapan KUHP dan KUHAP baru.
Kapolda Metro Jaya menegaskan, komunikasi antara penyidik dan penuntut umum perlu terus diperkuat agar penanganan perkara berjalan selaras. Apabila muncul perbedaan pandangan dalam pelaksanaan tugas, persoalan tersebut perlu dikomunikasikan dan dievaluasi bersama.
“Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara Polda Metro Jaya dengan Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta. Koordinasi yang baik penting untuk mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kajati Daerah Khusus Jakarta Sutikno menekankan pentingnya koordinasi antara penyidik dan penuntut umum sejak tahap awal penanganan perkara.
Menurutnya, komunikasi sejak penyampaian Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) hingga pelaksanaan gelar perkara bersama menjadi bagian penting dalam menyamakan persepsi. Langkah tersebut juga diharapkan dapat mendukung penanganan perkara yang profesional dan akuntabel.
Penguatan koordinasi sejak awal diharapkan dapat meminimalkan perbedaan pemahaman dalam proses penanganan perkara serta mendukung kelancaran pelaksanaan tugas masing-masing institusi sesuai dengan kewenangannya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, komunikasi dan koordinasi antarlembaga menjadi faktor penting dalam mewujudkan proses penegakan hukum yang efektif serta memberikan kepastian kepada masyarakat.
“Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami terus memperkuat komunikasi dan koordinasi antarlembaga agar proses penegakan hukum berjalan profesional, akuntabel, dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ujar Budi Hermanto.
Melalui pertemuan tersebut, Polda Metro Jaya dan Kejati Daerah Khusus Jakarta diharapkan terus menjaga sinergi dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum, terutama dalam menghadapi penerapan ketentuan hukum pidana yang baru, sehingga pelayanan hukum kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. (bc/isl)
