JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto menerima audiensi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Gedung Utama Mabes Polri, Rabu (21/10/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi sektor transportasi, khususnya persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026–2027 serta Lebaran 2027.
Suyudi mengatakan, persiapan perlu dilakukan sejak dini untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur panjang. Koordinasi antara Polri dan Kementerian Perhubungan dinilai penting untuk mendukung kelancaran perjalanan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan.
“Sebentar lagi akan memasuki momentum-momentum besar seperti Nataru, kemudian nanti berlanjut lagi dengan Lebaran yang waktunya juga tidak terlalu lama setelah itu. Sehingga kita perlu penguatan dari sekarang,” ujar Suyudi di Mabes Polri.
Selain membahas pengamanan arus transportasi selama liburan, kedua pihak turut menyoroti persoalan kecelakaan transportasi yang belakangan terjadi, terutama kecelakaan kapal.
Suyudi menegaskan, koordinasi yang cepat dan efektif diperlukan untuk menangani berbagai persoalan keselamatan transportasi, baik di darat, laut, maupun udara.
“Begitu juga di laut terkait dengan kecelakaan-kecelakaan lalu lintas laut, dan juga persoalan-persoalan di udara yang kerap kali memang perlu sebuah koordinasi yang cepat dan baik,” katanya.
Korpolair Bantu Penyelidikan Kebakaran KMP Batu Mandi
Dalam pertemuan tersebut, Kapolri juga menyinggung insiden kebakaran KMP Batu Mandi di perairan Selat Sunda. Suyudi menyatakan, jajaran Korpolair Baharkam Polri akan diterjunkan untuk membantu proses penyelidikan.
“Korpolair nanti akan juga turun untuk membantu penyelidikan,” ujar Suyudi.
Menurut dia, penyelidikan diperlukan untuk mengungkap penyebab kebakaran kapal, termasuk kemungkinan faktor teknis maupun nonteknis. Dugaan adanya unsur kesengajaan juga perlu didalami lebih lanjut dan belum dapat disimpulkan sebelum proses penyelidikan menghasilkan bukti yang memadai.
Keterlibatan Korpolair Baharkam Polri diharapkan dapat membantu mengungkap penyebab insiden tersebut sekaligus mendukung penanganan aspek keselamatan transportasi laut.
Pembahasan mengenai kebakaran KMP Batu Mandi menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat kerja sama antarlembaga dalam menangani kecelakaan transportasi. Koordinasi yang terintegrasi diperlukan agar penanganan insiden dan langkah pencegahan dapat berjalan lebih efektif.
Polri dan Kemenhub Siapkan Pengawalan Nataru dan Lebaran
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, pertemuannya dengan Kapolri juga membahas persiapan pengawalan lalu lintas untuk menghadapi sejumlah agenda besar, termasuk libur Nataru dan Lebaran 2027.
Menurut Dudy, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan sekaligus membahas kerja sama yang akan ditindaklanjuti oleh Kementerian Perhubungan dan Polri.
“Jadi kalau tadi kita lebih banyak silaturahmi dan beberapa hal yang bersifat kerja sama akan kami tindak lanjuti lebih jauh dan lebih dalam lagi bersama antara Kementerian Perhubungan dan juga Polri,” ujar Dudy.
Persiapan menghadapi Nataru 2026–2027 menjadi salah satu fokus koordinasi kedua lembaga. Penguatan kerja sama juga diarahkan pada pengawalan arus lalu lintas selama Lebaran 2027, ketika mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat.
Selain pengaturan perjalanan, keselamatan transportasi darat, laut, dan udara turut menjadi perhatian. Penanganan kecelakaan kapal, termasuk kebakaran KMP Batu Mandi, menjadi salah satu persoalan yang membutuhkan koordinasi lintas instansi.
Melalui penguatan komunikasi dan kerja sama, Polri dan Kementerian Perhubungan berupaya mempersiapkan pengamanan transportasi secara lebih terkoordinasi, baik untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat maupun dalam menangani insiden keselamatan transportasi. (bc/isl)
