BI Riau dan BWI Gelar Sertifikasi Nazhir Wakaf untuk Dorong Ekonomi Syariah

Ekonomi Syariah69 Dilihat

PEKANBARU – Bank Indonesia (BI) Riau bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Pusat dan BWI Riau menyelenggarakan Asesmen Sertifikasi Nazhir Wakaf, Sabtu (22/3/2025).

Bertempat di Kantor BI Riau, kegiatan ini diikuti 50 Nazhir Wakaf dari berbagai daerah di Provinsi Riau yang sebelumnya telah menjalani pelatihan daring.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Riau Sharia Week 2025 dan juga menjadi agenda pendukung menuju Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2025 yang akan digelar pada Mei mendatang.

BACA JUGA :  Ini Tiga Masalah Utama yang Sering Hambat Pertumbuhan Asuransi Syariah

Kepala Perwakilan BI Riau, Panji Achmad menegaskan, pelatihan dan sertifikasi ini adalah langkah konkret dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Riau.

“Nazhir Wakaf yang kompeten akan mampu mengelola wakaf produktif dengan lebih baik, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di Provinsi Riau,” ujarnya dikutip Halloriau.

Lebih lanjut, Panji Achmad juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin melalui kolaborasi dengan mitra strategis, terutama dengan Badan Wakaf Indonesia.

BACA JUGA :  Pangsa Bank Syariah Hanya 7,44%, KNEKS: Butuh Affirmative Policy

“Kami sangat mengapresiasi dukungan semua pihak dalam menyukseskan acara ini,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua BWI, Tatang Astarudin turut mengapresiasi terselenggaranya sertifikasi ini dan menekankan pentingnya program kolaborasi seperti ini dalam memperkuat ekonomi syariah.

“Kami berharap program ini dapat memberikan dampak lebih luas dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Riau,” ucapnya.

BACA JUGA :  BI Tingkatkan Kapasitas UMKM Jelang Festival Ekonomi Syariah 2025

Ke depan, BI Riau berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan ekonomi syariah melalui berbagai program strategis lainnya.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Riau bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi syariah serta mendorong gaya hidup halal yang inklusif di masyarakat. (isl)