DELISERDANG – Penanganan Pasar Deli Tua yang dilakukan Pemkab Deli Serdang terkesan hanya seremoni belaka. Sebab, masih terlihat pedagang yang berjualan di tepi jalan yang membuat kemacetan panjang. Selain itu, kondisi Pasar Deli Tua juga masih terlihat kumuh.
Demikian disampaikan Ketua DPD PSI Deli Serdang, Reki Nelson Barus, Senin (4/8/2015). Ia menilai Bupati Deli Serdang dr Asriludin Tambunan belum mampu membuat perubahan yang nyata, sejak ia memimpin Kabupaten Deli Serdang.
“Pedagang masih berjualan di pinggir jalan. Begitu juga angkutan (angkot) masih terlihat antri menunggu sewa di simpang Kota Deli Tua, sehingga jalan menjadi macet,” ungkap Reki.
Lebih lanjut disampaikannya, penertiban yang dilakukan oleh pihak kecamatan dan Dinas Perhubungan Deli Serdang pada setiap Jumat, hanyalah membuang tenaga dan anggaran. Sebab, setelah itu pedagang dibiarkan berjualan kembali dengan mendirikan tempat berjualan yang mengakibatkan kemacetan dan pasar jadi terlihat kumuh.
“Seharusnya Pemkab Deli Serdang menempatkan petugasnya (Satpol PP dan Dishub) yang benar-benar berkompeten. Jangan seperti saat ini, petugas ada tapi terjadi pembiaran di depan mata mereka,” sesalnya.
Ia juga menyarankan agar Bupati Deli Serdang turun langsung melihat kondisi Pasar Deli Tua.
“Bupati jangan hanya menerima laporan saja, harus turun langsung melihat kondisinya. Sebab sekarang banyak pegawai yang diduga hanya melaporkan yang baik-baik saja. Prinsip mereka: asal bapak senang,” ungkap Reki, seraya menyatakan kondisi amburadul tersebut sudah terjadi sejak kepemimpinan H. Amri Tambunan.(bj)