MEDAN- Seorang petugas keamanan (security) bernama Ayatullah Komeni Pulungan mengaku mengalami trauma mendalam setelah diduga mendapat ancaman dari seorang oknum jaksa. Insiden tersebut membuatnya ketakutan hingga memutuskan berhenti dari pekerjaannya.
Peristiwa itu terjadi saat oknum jaksa datang ke lokasi tempat Ayatullah bertugas untuk mencari seseorang bernama Tile. Dalam proses tersebut, oknum jaksa berpapasan dengan Ayatullah. Situasi yang awalnya biasa berubah menjadi mencekam ketika oknum tersebut diduga menunjukkan benda yang menyerupai senjata api.
Tindakan itu membuat Ayatullah merasa terancam dan tertekan. Ia mengaku tidak lagi merasa aman untuk melanjutkan pekerjaannya sebagai satpam.
Tidak terima dengan kejadian tersebut, Ayatullah kemudian melaporkan dugaan pengancaman itu ke Polda Sumatera Utara pada Selasa (24/3/2026).
Saat ditemui wartawan di Mapolda Sumut, Ayatullah meminta Kapolda Sumatera Utara dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) segera menindaklanjuti laporannya.
“Saya sangat ketakutan dan trauma atas kejadian itu. Saya berharap ada tindakan tegas terhadap oknum tersebut,” ujarnya.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. (isl)
