Jakarta– Komjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, S.I.K., M.I.K., merupakan salah satu perwira tinggi Polri yang memiliki rekam jejak panjang di bidang penegakan hukum, khususnya reserse dan kejahatan siber.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 tersebut menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) setelah dipercaya menduduki jabatan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada September 2024.
Rachmad Wibowo menggantikan Komjen Pol Drs. Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si. Pelantikan dan serah terima jabatan Wakil Kepala BSSN berlangsung di Kantor BSSN, Sawangan, Depok, Jawa Barat, pada Jumat, 20 September 2024.
Sebelum dipercaya memperkuat BSSN, Rachmad Wibowo menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan dengan pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol).
Dengan kenaikan pangkat tersebut, Rachmad Wibowo tercatat sebagai satu-satunya alumni Akpol 1993 yang telah mencapai pangkat bintang tiga. Sementara itu, jenderal bintang tiga lainnya dari angkatan 1993, yakni Komjen Pol Rudi Heriyanto Adi Nugroho, merupakan lulusan Sepa Polri.
Berpengalaman di Densus 88 hingga Siber
Karier Rachmad Wibowo banyak diwarnai penugasan di bidang reserse dan keamanan. Salah satu pengalaman pentingnya adalah ketika bertugas di Densus 88 Antiteror Bareskrim Polri.
Di satuan elite tersebut, ia mendapat pengalaman dalam menangani berbagai ancaman keamanan, termasuk terorisme dan perkembangan ancaman siber yang semakin kompleks.
Pengalaman tersebut membentuk kemampuan analisis, pengambilan keputusan, serta koordinasi lintas lembaga yang kemudian menjadi modal penting dalam menjalankan berbagai jabatan strategis di lingkungan Polri.
Keahlian di bidang siber semakin menonjol ketika Rachmad Wibowo dipercaya sebagai Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Dalam posisi tersebut, ia memimpin upaya pengungkapan berbagai tindak pidana siber sekaligus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keamanan digital.
Pengalaman menangani kejahatan siber juga memperkuat pemahamannya terhadap karakter ancaman digital yang tidak mengenal batas wilayah. Kerja sama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri, menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan kejahatan siber.
Dipercaya Memperkuat BSSN
Penunjukan Rachmad Wibowo sebagai Wakil Kepala BSSN dinilai sejalan dengan pengalaman panjangnya di bidang penegakan hukum dan keamanan siber.
Perjalanan kariernya dari Densus 88, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri hingga memimpin kepolisian daerah memberikan bekal pengalaman yang cukup kuat untuk mendukung tugas BSSN.
Sebagai lembaga pemerintah yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden, BSSN memiliki tugas strategis dalam menjaga keamanan siber nasional, termasuk melindungi sistem elektronik dan informasi nasional dari gangguan, ancaman, dan serangan siber.
Dengan pengalaman tersebut, Rachmad Wibowo diharapkan mampu berkontribusi dalam memperkuat koordinasi keamanan siber nasional serta menghadapi dinamika ancaman digital yang terus berkembang.
Riwayat Jabatan
Berikut sejumlah jabatan yang pernah diemban Komjen Pol Albertus Rachmad Wibowo:
- Kanit Analisis Subden Intel Densus 88/Antiteror Bareskrim Polri
- Kapolres KP3 Tanjung Priok (2009)
- Wakapolres Metro Tangerang (2011)
- Kasubdit V Ditipideksus Bareskrim Polri (2013)
- Koorspripim Polri
- Dirtipid Siber Bareskrim Polri (2018)
- Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2020)
- Kapolda Jambi (2020)
- Kapolda Sumatera Selatan (2024)
- Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (2024–sekarang)
Perjalanan panjang tersebut menempatkan Komjen Albertus Rachmad Wibowo sebagai salah satu perwira tinggi Polri dengan pengalaman kuat di bidang reserse, antiteror, penegakan hukum dan keamanan siber. (bc/isl)
