Seorang Anak Perempuan di Nias Selatan Disiksa Keluarganya, Kedua Kakinya Patah

Headline, Hukum67 Dilihat

NISEL – Seorang Anak Perempuan sebut saja bernama Bunga (10), di Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, diduga menjadi korban penyiksaan dengan kekerasan dari anggota keluarganya. Akibat kekerasan yang dialaminya, kedua kaki korban mengalami cidera serius.

Kasus ini terungkap ketika Bunga berhasil melarikan diri dari rumah keluarganya dan menceritakan kejadian yang dialaminya kepada seorang warga.

Kisah korban tersebut kemudian diunggah pada Akun Facebook milik Lider Giawa, Minggu (26/01/2025) dan viral.

BACA JUGA :  Mangkir Berkali-kali, Tim Tabur Kejati Bali dan NTB Berhasil Amankan Saksi Dugaan Perkara Korupsi

“Bunga ini mengalami Penyiksaan dengan Kekerasan sejak kecil hingga usianya 10 Tahun. Bunga diduga Korban Penyiksaan dengan Kekerasan dari Kakek, Nenek, Paman, dan Tantenya,” tulis akun tersebut dengan menyertakan foto korban.

Pemilik Akun juga menyebut dugaan penyiksaan dengan kekerasan ini telah terjadi bertahun-tahun. Ia mengklaim kasus serupa pernah dilaporkan ke Polres Nias Selatan beberapa tahun lalu, tetapi tidak ditindaklanjuti.

“Kasus ini dulu pernah dilaporkan saat kaki korban patah satu karena penyiksaan dengan kekerasan yang dialaminya. Namun, saat itu kasus tersebut tidak ada tindaklanjutnya. Kini korban sudah bisa memberikan keterangan saat ditanya pihak Kepolisian,” sebutnya.

BACA JUGA :  Nias Selatan Darurat Wabah DBD dan Malaria, 8 Orang Meninggal Dunia

Sementara itu, Humas Polres Nias Selatan, Bripda M. Diwan Hulu, menyatakan, pihaknya belum pernah menerima laporan terkait kasus tersebut sebelumnya.

“Belum pernah menerima laporan terkait kasus ini ke Polres Nias Selatan,” sebutnya saat dikonfirmasi, Senin (27/01/2025).

Diwan Hulu menjelaskan, saat ini korban telah dijemput Polres Nias Selatan untuk mendapatkan perawatan medis dan pendampingan psikologis guna memulihkan kondisi mental Korban.

BACA JUGA :  Bergerak Cepat, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penyekapan dan Rudapaksa di Cibodas, Kota Tangerang

“Hari ini, anak sebut saja bernama Bunga, sudah kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis dan konseling,” terangnya.

Terkait dugaan penyiksaan dengan kekerasan yang menyebabkan kedua kaki korban mengalami cidera, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami sedang mendalami kasus ini dan akan menyampaikan perkembangan selanjutnya kepada publik,” imbuhnya.(bj)