Aliansi Aktivis Kota (AKTA)! Dorong Budaya Kritik yang Santun untuk Menjaga Kondusivitas Sumatera Utara

Medan, Sumut21 Dilihat

MEDAN – Koordinator Aliansi Aktivis Kota (AKTA), Ari Gusti, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa dan generasi muda, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikan Ari Gusti saat menjadi pembicara dalam kegiatan diskusi bersama mahasiswa, aktivis kampus, dan sejumlah tokoh pemuda di Kota Medan, Rabu (1/7/2026).

Dalam forum yang berlangsung interaktif itu, Ari menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Namun, menurutnya, penyampaian aspirasi harus dilakukan secara bijaksana, santun, dan tetap mengedepankan kepentingan bersama.

BACA JUGA :  Medan Banjir, Satpol PP Medan Gerak Cepat Bantu Kendaraan Warga yang Mogok dan Buka Layanan Pengaduan 24 Jam

“Kritik boleh, anarkis jangan. Demokrasi memberikan ruang bagi setiap warga untuk menyampaikan pendapat, tetapi jangan sampai tindakan yang dilakukan justru merugikan masyarakat dan mengganggu keamanan,” ujar Ari Gusti.

Ia menilai kritik merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang sangat penting dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, kritik seharusnya lahir dari kepedulian terhadap kemajuan bangsa, bukan didorong oleh rasa kebencian ataupun kepentingan yang berpotensi memecah persatuan.

BACA JUGA :  Marak Modus Penipuan Undangan Lowker, KAI Divre I Sumut Imbau Masyarakat Lebih Teliti

Menurutnya, mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki peran strategis dalam memberikan masukan yang konstruktif kepada pemerintah maupun pemangku kebijakan.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah poin penting turut menjadi perhatian peserta, di antaranya:

Menyampaikan aspirasi harus dilakukan dengan baik, santun, dan bijaksana.
Kritik harus menjadi bentuk kontrol sosial yang membangun, bukan dilandasi kebencian.
Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
Generasi muda diharapkan berperan aktif menjaga persatuan dan stabilitas demi mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA :  Serang Polisi di Multatuli, Dua Pemuda ini Berhasil Diamankan

Ari menambahkan, stabilitas keamanan menjadi salah satu fondasi utama dalam mendukung pembangunan nasional. Tanpa situasi yang aman dan kondusif, berbagai program pembangunan, investasi, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat akan sulit berjalan secara optimal.

“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga Sumatera Utara tetap aman, damai, dan kondusif. Dengan persatuan, kedewasaan dalam berdemokrasi, serta semangat kebangsaan, kita dapat bersama-sama mewujudkan Indonesia Emas 2045,”pungkasnya. (gbz/isl)