Hadir di HUT Ke-80 Bhayangkara, Wamen Viva Yoga Dorong Polri Dekat dengan Rakyat dan Jaga Demokrasi

Nasional198 Dilihat

Bogor — Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan bahwa peran kepolisian di Indonesia semakin vital. Polri tidak lagi hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut mendukung pelaksanaan program-program strategis nasional serta mengawal demokrasi.

“Dalam berbagai kunjungan kerja di kawasan transmigrasi, saya juga disambut oleh Kapolda dan Kapolres,” ujar Viva Yoga.

Hal tersebut disampaikan Viva Yoga usai mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Bhayangkara di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

“Saya mengucapkan selamat HUT Bhayangkara. Semoga Polri semakin jaya dalam melakukan pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.

Menurut Viva Yoga, di tengah perkembangan teknologi dan peradaban manusia yang semakin pesat, institusi kepolisian harus mampu bertransformasi dan beradaptasi dengan berbagai perubahan agar tetap mampu menjalankan tugas secara optimal.

BACA JUGA :  Diresmikan Wamen, Koperasi Syarikat Islam Gerakkan Ekonomi Rakyat

Ia menyampaikan, transformasi yang tengah dilakukan bangsa Indonesia sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam amanat HUT Bhayangkara bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara yang modern, makmur, dan berkeadilan.

“Dalam proses transformasi ini, peran polisi sangat penting. Bapak Presiden menyampaikan bahwa peradaban yang berhasil dibangun karena memiliki polisi yang unggul,” ujarnya.

Sebagai aparat penegak hukum, lanjut Viva Yoga, hukum harus ditegakkan secara adil dan dihormati oleh semua pihak. Hukum harus mampu memberikan perlindungan serta rasa aman kepada masyarakat.

“Pesan Presiden, hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Hukum juga tidak boleh menjadi alat bagi seseorang atau kelompok untuk melakukan balas dendam, kriminalisasi, maupun penyalahgunaan kewenangan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Jampidum Kabulkan RJ Penyalahguna Narkotika di Bekasi

Viva Yoga juga mengapresiasi langkah Polri dalam merespons berbagai aksi massa yang dilakukan elemen masyarakat dengan tetap berpedoman pada standar dan aturan yang berlaku.

“Ruang yang diberikan kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi merupakan bentuk jaminan terhadap hak warga negara dalam berdemokrasi. Ini menunjukkan bahwa polisi turut menjaga demokrasi,” ujar mantan Presidium MN KAHMI tersebut.

Untuk meningkatkan profesionalisme Polri, Viva Yoga mendorong agar kepolisian terus merealisasikan pesan-pesan Presiden Prabowo, terutama dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

BACA JUGA :  Bjorka Bocorkan Data NPWP Jokowi

“Kepercayaan rakyat adalah hal penting yang harus dijaga oleh polisi. Dengarkan dan lindungi suara rakyat, jangan menyusahkan mereka,” katanya.

Ia menambahkan, Presiden juga mengingatkan bahwa dukungan anggaran dan fasilitas kepolisian berasal dari rakyat.

“Gaji dan peralatan yang dimiliki polisi berasal dari uang rakyat,” tambahnya.

Turut hadir dalam upacara HUT Ke-80 Bhayangkara tersebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Presiden ke-7 Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, para Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, serta ribuan masyarakat.(bc/isl)