Aliansi Umat Islam Medan Siap Gelar Aksi Damai Dukung SE Wali Kota soal Penataan Daging Non Halal

Medan182 Dilihat

MEDAN – Aliansi Umat Islam Kota Medan dan sekitarnya berencana menggelar aksi damai untuk menyatakan dukungan terhadap Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan Nomor 500-7.1/1540 tertanggal 3 Februari 2026. Surat edaran tersebut mengatur penataan lokasi penjualan serta pengelolaan limbah daging non halal di wilayah Kota Medan.

Koordinator lapangan aksi, Irman Arif Gea, menyampaikan bahwa kegiatan akan dilaksanakan pada Selasa (3/3/2026) setelah Shalat Ashar di depan Kantor Wali Kota Medan.

Ia mengajak seluruh umat Islam di Kota Medan dan sekitarnya untuk hadir dan memberikan dukungan terhadap kebijakan tersebut. Menurutnya, SE yang diterbitkan pemerintah kota bukan bertujuan melarang aktivitas jual beli daging non halal, melainkan untuk mengatur penempatan lokasi berjualan serta tata kelola limbah agar lebih tertib dan tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Jelang 100 Hari Kerja, H. Nezar Djoeli Beri Masukan kepada Rico Waas

Irman menegaskan, isi surat edaran perlu dipahami secara utuh agar tidak terjadi kesalahpahaman. Ia menyebutkan bahwa selama ini masih ditemukan pedagang yang berjualan di badan jalan maupun di area dekat masjid dan lingkungan mayoritas Muslim, sehingga diperlukan penataan ulang.

“SE Wali Kota harus dicermati dan dibaca dengan baik dan seksama. Karena dalam SE tersebut tidak ada larangan orang untuk berjualan daging non halal melainkan penataan dan pengelolaan limbah daging non halal, jadi SE tersebut jangan diputarbalikkan atau disalahtafsirkan,” tegas Arief, Senin (2/3/2026)

BACA JUGA :  APRI Medan Sumut Gaungkan GAS Nikah di CFD, Dorong Kesadaran Pencatatan Pernikahan Resmi

Dalam rangkaian aksi damai tersebut, peserta juga akan melaksanakan buka puasa bersama dan mendengarkan tausiyah dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, Prof. H. Hasan Matsum.

Aliansi Umat Islam turut mengundang berbagai elemen masyarakat, termasuk Badan Kemakmuran Masjid (BKM), kelompok pengajian, remaja masjid, serta organisasi kemasyarakatan Islam untuk berpartisipasi. Peserta diimbau membawa hidangan berbuka masing-masing.

BACA JUGA :  Ketua BKM Al Munawarah Medan Kecam Aksi Penghadangan terhadap Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat

Sementara itu, Riswan menyampaikan bahwa ribuan umat Islam diperkirakan akan hadir. Antusiasme tersebut terlihat dari dukungan yang dihimpun melalui penandatanganan spanduk petisi di sejumlah masjid di Kota Medan. (r/isl)