Bobby Pastikan Listrik di Sumut Sudah Pulih 100 Persen Pasca Blackout

Medan159 Dilihat

JAKARTA – Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution memastikan pasokan listrik di Sumut dan sejumlah provinsi lain yang terdampak blackout pada Jumat hingga Sabtu lalu kini telah kembali normal.

 

Hal itu disampaikan Bobby kepada wartawan di Jakarta, Senin (25/5/2026), usai berkoordinasi dengan pihak PLN terkait pemulihan sistem kelistrikan.

 

“Tadi kami sudah koordinasi dengan PLN, seluruhnya sudah normal kembali,” ujar Bobby.

BACA JUGA :  Dosen FH UMSU Eka Putra Z Isi Pengajian PD ‘Aisyiyah Medan

Ia mengatakan, selama terjadinya pemadaman listrik massal, Pemerintah Provinsi Sumut bersama Forkopimda terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan layanan dasar kepada masyarakat tetap berjalan.

Bobby juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya aktivitas akibat blackout tersebut, termasuk gangguan jaringan telepon seluler dan internet.

 

“Kami bersama Forkopimda, terutama TNI dan Polri juga memberikan bantuan genset di beberapa titik untuk membantu masyarakat. Akibat pemadaman listrik sinyal handphone juga terganggu,” katanya.

BACA JUGA :  PW KAMMI Sumut Apresiasi Kinerja Kapolrestabes Medan, Dinilai Bangun Pendekatan Humanis

 

Menurut Bobby, layanan penting seperti rumah sakit dan fasilitas kesehatan tetap menjadi prioritas selama proses penanganan berlangsung.

 

Ia memastikan pelayanan medis kepada masyarakat tidak mengalami gangguan berarti selama pemadaman terjadi.

 

“Layanan dasar seperti rumah sakit tetap berjalan dan tidak terganggu,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov Sumut juga telah melakukan koordinasi terkait dampak blackout terhadap sektor industri dan fasilitas penyimpanan pendingin atau cold storage.

BACA JUGA :  Korupsi Waterfront City Danau Toba: Konsultan Pengawas Menyusul Masuk Penjara

 

Bobby menyebut seluruh penanganan lanjutan masih terus dikoordinasikan bersama PLN dan pihak terkait lainnya.

 

“Untuk penanganan selanjutnya nanti tetap kami koordinasikan kembali dengan PLN,” katanya.(bj)