Medan

MPLS SRT 2 Kota Medan Bekali Siswa Kesiapsiagaan Bencana Melalui Edukasi dan Simulasi Gempa

Medan – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Medan menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMP dengan mengusung tema “Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah”, Sabtu (25/7/2026) di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kec. Medan Tuntungan, Kota Medan,. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman kepada para peserta didik mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana.

Kepala SRT 2 Kota Medan, Maragolti Siregar, mengatakan bahwa edukasi mengenai kesiapsiagaan bencana merupakan bagian penting dalam membangun lingkungan sekolah yang aman dan tangguh.

“Kami ingin seluruh peserta didik memahami bagaimana cara menyelamatkan diri dan bertindak dengan benar ketika terjadi bencana. Pengetahuan ini sangat penting agar mereka tidak panik dan mampu melindungi diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial Kota Medan, yakni Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Dr. Budi Ansyari Lubis, S.STP., M.Si., yang mewakili Kepala Dinas Sosial Kota Medan.

Dalam pemaparannya yang berjudul “Tugas Dinas Sosial Kota Medan dalam Penanggulangan Bencana”, Budi Ansyari menjelaskan peran Dinas Sosial dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat terdampak bencana. Ia juga menegaskan pentingnya membangun kesiapsiagaan sejak di lingkungan sekolah.

“Seluruh unsur di sekolah, mulai dari tenaga pendidik hingga peserta didik, perlu memahami prosedur penanggulangan bencana agar mampu melindungi seluruh warga sekolah ketika situasi darurat terjadi,” jelasnya.

Materi berikutnya disampaikan oleh Roni Nasution, narasumber dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kota Medan yang juga merupakan pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Medan. Ia membawakan materi bertajuk “Pendidikan Perubahan Iklim yang Menyebabkan Bencana”.

Dalam paparannya, Roni menjelaskan bahwa perubahan iklim telah meningkatkan potensi terjadinya berbagai bencana, sehingga diperlukan edukasi sejak dini agar generasi muda memiliki kesadaran dan kemampuan menghadapi risiko bencana di masa depan.

Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta MPLS mengikuti simulasi evakuasi gempa bumi yang melibatkan siswa, wali asuh, serta tenaga pendidik SRT 2 Kota Medan. Simulasi tersebut bertujuan melatih kecepatan, ketepatan, dan koordinasi seluruh warga sekolah dalam melakukan evakuasi apabila terjadi gempa.

Melalui kegiatan ini, SRT 2 Kota Medan berharap dapat membentuk budaya sadar bencana di lingkungan sekolah serta meningkatkan kesiapan seluruh warga sekolah dalam menghadapi berbagai potensi bencana. (r/isl)