Medan

Tim SULING Syawal KUA Medan Perjuangan Dorong Revitalisasi Remaja Masjid di Masjid Muslimin

MEDAN — Tim SULING Syawal dari KUA Medan Perjuangan melaksanakan kunjungan pembinaan ke Masjid Muslimin bersama Majelis Taklim (MT) Arridho, Muslimin, dan Al Ummi di Jalan Gurilla, Kelurahan Sei Kera Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program SULING Syawal yang telah memasuki pekan keempat, hari kelima.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Muslimin tersebut dihadiri para penyuluh agama Islam dari KUA Medan Perjuangan, di antaranya Ustaz Dr. H.M. Abdullah Amin Hasibuan, S.H.I., M.A., H.M. Affan Sihite, S.H.I., Ustaz H.M. Hendra, S.P., S.Ag., serta Ustaz Marliani, S.Ag. Turut hadir Ketua BKM Muslimin, Ketua MT Arridho, Ketua MT Muslimin, Ketua MT Al Ummi, serta pengurus BKM dan majelis taklim lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan keagamaan dalam program SULING Syawal yang bertujuan menghidupkan kembali peran dan fungsi masjid di tengah masyarakat serta memberdayakan komunitas yang ada.

Dalam penyampaiannya, Dr. H.M. Abdullah Amin Hasibuan menegaskan pentingnya melakukan terobosan untuk mengaktifkan kembali remaja masjid dan program Maghrib Mengaji melalui kolaborasi antara BKM dan majelis taklim. Menurutnya, remaja dan anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan bagian dari keluarga besar jamaah masjid.

“Perlu dibuat undangan dan formulir khusus untuk mengajak kembali remaja dan anak-anak agar aktif dalam kegiatan masjid, termasuk Maghrib Mengaji,” ujarnya.

Sementara itu, H.M. Affan Sihite menegaskan komitmen untuk terus mendorong masyarakat dalam memakmurkan masjid melalui penguatan berbagai elemen, seperti BKM, majelis taklim, remaja masjid, dan program Maghrib Mengaji.

“Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Seluruh komponen harus diaktifkan secara maksimal,” katanya.

Ia juga menyampaikan hasil pantauan tim yang menunjukkan bahwa secara kelembagaan, empat komponen tersebut pernah terbentuk, namun saat ini kegiatan remaja masjid dan Maghrib Mengaji telah vakum.

“Kami mengimbau agar pengurus BKM dan majelis taklim lebih proaktif dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk kembali meramaikan masjid,” tambahnya.

Perwakilan masyarakat sekaligus pengurus Majelis Taklim Muslimin, Bunda Hj. Rosmiati Pasaribu, menyambut baik kehadiran Tim SULING Syawal dan mengapresiasi pembinaan yang diberikan. Hal senada disampaikan Ketua MT Arridho, Hj. Salbiah Matsjeh, S.Pd., yang berkomitmen untuk menghidupkan kembali kegiatan remaja masjid dan Maghrib Mengaji.

“Ibu-ibu majelis taklim siap membantu menyampaikan undangan dan formulir kepada remaja dan anak-anak,” ujarnya.

Ketua BKM Muslimin, Drs. H. Yarmansyah, M.Pd., didampingi sekretaris Budi, juga mengakui bahwa aktivitas komunitas masjid belum optimal. Ia menegaskan akan berupaya mengajak seluruh masyarakat untuk kembali mengaktifkan kegiatan keagamaan di Masjid Muslimin.

Dalam kesempatan yang sama, Ustaz H.M. Hendra, S.P., S.Ag., menyampaikan tausiyah tentang tujuh hal yang perlu menjadi perhatian umat, antara lain pentingnya doa, keikhlasan dalam beramal, keadilan, kesabaran dalam kondisi sulit, serta harapan meraih husnul khatimah.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan makan bersama dan sesi foto sebagai bentuk kebersamaan antara tim penyuluh dan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Masjid Muslimin semakin aktif sebagai pusat kegiatan keagamaan yang mampu membina umat serta memperkuat ukhuwah Islamiyah, termasuk menghidupkan kembali remaja masjid dan program Maghrib Mengaji yang sempat berjaya. (r/isl)