Categories: Medan

Tim SULING Syawal KUA Medan Perjuangan Dorong Semangat Memakmurkan Masjid Jamiatuttaqwa

MEDAN — Tim SULING Syawal dari KUA Medan Perjuangan melaksanakan kunjungan pembinaan ke Masjid Jamiatuttaqwa bersama Majelis Taklim Al-Hidayah dan MT. Jamiatuttaqwa di Jalan Pimpinan, Kelurahan Sei Kera Hilir I, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program SULING Syawal yang telah memasuki pekan keempat, hari kedua.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jamiatuttaqwa tersebut dihadiri para penyuluh agama Islam KUA Medan Perjuangan, di antaranya Ustaz Dr. H.M. Abdullah Amin Hasibuan, S.HI., M.A., Ustaz Supriyadi, S.Ag., H.M. Affan Sihite, S.HI., Ustaz H.M. Hendra SP, S.Ag., serta Ustazah Marliani, S.Ag.

Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan salat Zuhur berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan keagamaan. Program SULING Syawal ini bertujuan untuk menghidupkan kembali peran dan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat di tengah masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Dr. H.M. Abdullah Amin Hasibuan, S.HI., M.A. menegaskan pentingnya memakmurkan masjid melalui penguatan berbagai elemen, seperti Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Majelis Taklim, remaja masjid, serta program Maghrib Mengaji.

“Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Oleh karena itu, seluruh komponen seperti BKM, Majelis Taklim, dan remaja masjid harus diaktifkan secara maksimal,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan hasil pantauan tim di masjid tersebut, di mana secara kelembagaan empat komponen itu telah terbentuk, namun implementasinya dinilai belum optimal. Hal ini terlihat dari masih minimnya jumlah jamaah salat berjamaah serta kurang aktifnya kegiatan remaja masjid.

“Kami mengimbau agar pengurus BKM dan Majelis Taklim lebih proaktif dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk meramaikan masjid serta menghidupkan kembali kegiatan keagamaan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan masyarakat sekaligus pengurus Majelis Taklim Al-Hidayah, Heni Arnida, menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi pembinaan yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan arahan yang diberikan. Ke depan, kami akan segera mengaktifkan kembali seluruh komunitas yang ada di masjid agar dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan pengurus BKM yang mengakui bahwa aktivitas komunitas masjid belum berjalan optimal. Ke depan, mereka berkomitmen untuk mengajak masyarakat lebih aktif dalam memakmurkan Masjid Jamiatuttaqwa.

Dalam kesempatan yang sama, Ustaz H.M. Affan Sihite, S.HI. menyampaikan tausiyah tentang lima golongan yang akan masuk surga tanpa melalui neraka, yaitu orang yang sabar, taat, jujur dalam perkataan dan perbuatan, gemar berinfak, serta yang senantiasa beristighfar.

Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Supriyadi, S.Ag., dilanjutkan dengan makan bersama sebagai wujud kebersamaan antara tim penyuluh dan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Masjid Jamiatuttaqwa semakin aktif dan mampu menjadi pusat kegiatan keagamaan yang memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. (r/isl)