Zakiyuddin Paparkan Visi Misi dan Program Andalan di Hadapan Komite I DPD RI

Medan19 Dilihat

MEDAN- Menyikapi perkembangan zaman dan berbagai tantangan kota yang akan dihadapi, Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H Zakiyuddin Harahap mengusung visi besar yakni Mewujudkan Medan Bertuah Yang Inklusif, Maju, Dan Berkelanjutan Melalui Semangat Transformasi Menuju Medan Satu Data.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota H Zakiyuddin saat menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Sumatera Utara Pdt Penrad Siagian di Balai Kota Medan, Selasa (18/3/2025).

“Visi ini bukan sekadar harapan, tetapi komitmen nyata untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Medan,” kata Zakiyuddin didampingi Kepala Bappeda Kota Medan Benny Iskandar, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Subhan Fajri Harahap, Kabag Tapem Andrew Fransiska Ayu dan Kabag Organisasi Viza Fandhana.

Guna mewujudkan visi tersebut, kata Zakiyuddin, ditetapkan 7 misi utama yang menjadi dasar dari setiap kebijakan dan program Pembangunan. “Kami ingin menjadikan Medan yang berbudaya di mana identitas lokal semakin diperkuat melalui berbagai kebijakan yang mendukung kearifan budaya kota ini,” jelasnya.

BACA JUGA :  Lailatul Badri Pimpin Badan Kehormatan DPRD Medan Periode Pertama 2024-2029

Kemudian, lanjut Zakiyuddin, bersama Rico Waas, mereka ingin membangun Medan yang energik dengan meningkatkan pelayanan kesehatan dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam sektor ekonomi dan sosial. Lalu, imbuhnya, berkomitmen menjadikan Medan yang ramah dengan transformasi pelayanan publik yang lebih responsif.

“Kami juga ingin menjadikan Medan yang tertib melalui integrasi sistem administrasi publik berbasis big data agar pengelolaan kota menjadi lebih efektif dan efisien,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Zakiyuddin menambahkan, mereka juga menargetkan Medan yang unggul, di mana kualitas pendidikan, kesehatan dan layanan sosial terus meningkat agar masyarakat memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Tidak hanya keamanan, pertemuan yang berlangsung dengan penuh keakraban dan kebersamaan ini juga membahas soal pelayanan administrasi kependudukan, pemenuhan hak penyandang disabilitas, dan jaminan pendidikan bagi anak berprestasi keluarga tidak mampu.

BACA JUGA :  Patroli Anti Begal, Personel Denpom 1/5 Medan Amankan Seorang Pemakai Narkoba

“Keamanan menjadi prioritas kami dengan menciptakan Medan yang aman diwujudkan dengan peningkatan keamanan publik, pengurangan angka kriminalitas serta pemberantasan narkoba,” jelasnya seraya menambahkan juga ingin membangun Medan yang humanis dengan mengedepankan prinsip keadilan sosial dan pembangunan berorientasi kesejahteraan masyarakat.

Agar visi dan misi ini terwujud, jelas Zakiyuddin, bersama Rico Waas, mereka juga telah menetapkan 10 Program Prioritas Kota Medan periode 2025-2029, yang akan menjadi pilar utama dalam Pembangunan kota. Ada pun program prioritas itu yakni Revitalisasi Pasar Tradisional, Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Taman Kota, Pencegahan dan Penanggulangan Stunting, serta Digitalisasi Pendidikan Berbasis Smart Class dan Metaverse.

Selain itu, papar Zakiyuddin, Membangun Pusat Kreativitas Anak Muda, Mengembangkan Sistem Transportasi Publik yang Terintegrasi, Mengembangkan Pariwisata Berbasis Ekowisata dan Budaya, Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi Layak di Daerah Kumuh, serta Pembangunan dan Rehabilitasi Infrastruktur Drainase Kota.

BACA JUGA :  Dari Medan untuk Indonesia, Alarick Danish Pradhana Soeroso Juara 1 Karateka Piala Kemenpora. Total 14 Medali Sepanjang Tahun 2025 .

Dikatakan Zakiyuddin, semua program ini bisa terwujud jika semua bersatu dan bekerja sama. “Kami percaya perubahan tidak bisa dilakukan sendirian, tetapi memerlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan seluruh elemen kota,” sebutnya.

Sementara itu, anggota DPD RI Provinsi Sumatera Utara Pdt Penrad Siagian menjelaskan, kunker yang dilakukan, selain bersilaturahmi, juga ingin mengetahui perkembangan dan dinamika Kota Medan secara umum, termasuk menyangkut masalah keamanan jelang Hari Raya Idul Fitri.

Kemudian, Zakiyuddin menyampaikan ekspose secara detail tentang Kota Medan. Terkait masalah keamanan, jelasnya, Pemko Medan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum. Di bulan Ramadan ini, jelasnya, Pemko Medan bersama aparat keamanan rutin menggelar pemantauan dan pencegahan asmara subuh dan dilanjutkan patroli bersama malam hari.

“Kita juga fokus dalam pemberantasan narkoba, sebab narkoba merupakan pemicu utama terjadinya tindak kejahatan,” papar Zakiyuddin. (isl)