JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan akan merevitalisasi hampir 200 museum dan cagar budaya di berbagai daerah pada 2026. Program ini mencakup museum, keraton, hingga bangunan bersejarah, termasuk Istana Maimun di Medan yang menjadi salah satu prioritas revitalisasi.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas, terutama tata pamer museum agar lebih menarik dan edukatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Ini sudah kita breakdown, ada sekitar hampir 200 yang tahun ini akan kita revitalisasi. Mulai dari museum, keraton yang besar-besar seperti Istana Maimun, Keraton Solo, dan sejumlah keraton di Kalimantan serta Sulawesi,” ujar Fadli Zon dalam bincang santai di Jakarta, Rabu (6/8/2026).
Menurutnya, banyak museum daerah memiliki koleksi artefak yang bernilai tinggi, namun belum didukung tata pamer yang memadai sehingga daya tariknya bagi pengunjung masih rendah.
“Artefaknya bagus, tetapi tata pamernya kurang. Museum harus menjadi ruang edukasi modern yang nyaman, menarik, dan relevan bagi generasi muda,” katanya.
Fadli juga menekankan bahwa museum dan cagar budaya memiliki peran strategis sebagai pusat pelestarian sejarah sekaligus penguatan identitas budaya bangsa.
Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang mengalokasikan sekitar Rp15 miliar dari APBD untuk merevitalisasi museum provinsi.
“Setelah direvitalisasi, museum itu menjadi jauh lebih baik dan jumlah pengunjungnya juga meningkat secara signifikan,” ujarnya.
Sebaliknya, ia menilai masih banyak pemerintah daerah yang belum memberikan perhatian serius terhadap museum provinsi maupun taman budaya, padahal pemerintah pusat telah menyediakan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kebudayaan sebesar Rp1 miliar hingga Rp3 miliar per tahun.
Fadli berharap para kepala daerah dapat memanfaatkan anggaran tersebut sesuai peruntukannya untuk memperkuat pelestarian kebudayaan melalui revitalisasi museum dan taman budaya.
“Kadang-kadang anggarannya sudah dialokasikan, tetapi kemudian dialihkan untuk kebutuhan lain. Padahal museum dan taman budaya merupakan pusat kegiatan yang sangat penting bagi kemajuan kebudayaan di daerah,” tegasnya.
Masuknya Istana Maimun dalam daftar prioritas revitalisasi nasional diharapkan menjadi momentum bagi pelestarian salah satu ikon warisan budaya Sumatera Utara sekaligus meningkatkan daya tarik wisata sejarah di Kota Medan. (ant/isl)