Bandung – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mempercepat berbagai persiapan operasional Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, guna mendukung rencana perluasan layanan penerbangan pesawat berbadan jet.
Sejumlah aspek strategis mulai diperkuat, mulai dari peningkatan kapasitas Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF), penambahan personel Aviation Security (Avsec), hingga pembenahan infrastruktur di sisi udara (airside) dan sisi darat (landside) bandara.
Regional CEO Kantor Regional I InJourney Airports, I Wayan Darma, mengatakan seluruh tahapan persiapan dilakukan secara bertahap melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk regulator, pemerintah daerah, TNI Angkatan Udara, dan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan bandara.
“Kami terus mengakselerasi berbagai persiapan sebagai bagian dari dukungan InJourney Airports terhadap kebijakan pemerintah. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, pelayanan, dan kepatuhan terhadap regulasi sehingga saat operasional penerbangan diperluas, seluruh fasilitas telah memenuhi standar yang dipersyaratkan,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).
Salah satu fokus utama adalah peningkatan kapasitas layanan Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) yang menjadi komponen vital dalam penanganan keadaan darurat di kawasan bandara.
InJourney Airports telah menambah armada kendaraan pemadam kebakaran bandara serta memperkuat kesiapan personel melalui penyesuaian organisasi, pelatihan, dan pemenuhan standar operasional. Langkah tersebut dilakukan agar Bandara Husein mampu memenuhi kategori pelayanan yang dibutuhkan untuk melayani operasional pesawat berbadan jet.
Selain aspek keselamatan, sistem keamanan penerbangan juga diperkuat dengan penambahan personel Aviation Security (Avsec) serta optimalisasi berbagai fasilitas pemeriksaan keamanan.
Fasilitas yang ditingkatkan meliputi mesin X-ray, walkthrough metal detector, handheld metal detector, sistem CCTV, dan berbagai perangkat keamanan lainnya sesuai standar penerbangan sipil.
General Manager Bandara Husein Sastranegara, Granito W. Hindrawan, menjelaskan pembenahan infrastruktur juga terus dilakukan secara bertahap, baik di area operasional maupun fasilitas pelayanan penumpang.
“Kami terus melakukan berbagai penyesuaian dan pembenahan fasilitas bandara agar seluruh infrastruktur siap mendukung operasional sesuai kebutuhan. Proses ini dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan sehingga seluruh pekerjaan dapat berjalan secara terintegrasi,” katanya.
Di sisi udara, pembenahan difokuskan untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan. Sementara di sisi darat, penataan dilakukan guna meningkatkan kenyamanan penumpang dan kelancaran aktivitas di kawasan bandara.
Dalam proses persiapan tersebut, InJourney Airports juga berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, serta TNI Angkatan Udara untuk mendukung peningkatan aksesibilitas, penataan kawasan sekitar bandara, dan penguatan infrastruktur pendukung lainnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, Bandara Husein Sastranegara diproyeksikan semakin siap mendukung kembali operasional penerbangan pesawat berbadan jet dengan tetap mengedepankan standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan bagi masyarakat. (bc/isl)
