SURAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) meningkatkan kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) untuk mengantisipasi serta menekan penyebaran hoaks dan disinformasi yang berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa penyampaian informasi berbasis data dan fakta menjadi prioritas utama di tengah pesatnya arus informasi di ruang digital. Ia menilai program berskala nasional seperti MBG harus didukung komunikasi yang terbuka, jelas, dan responsif agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
“Program MBG menyangkut kepentingan masyarakat luas, sehingga informasi yang beredar harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami bersinergi dengan Kemkomdigi untuk memastikan ruang digital tetap sehat dari hoaks dan disinformasi,” ujar Hida pada kunjungannya di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (27/2/2026).
Menurut Hidayati, kolaborasi dengan Kemkomdigi tidak hanya difokuskan pada klarifikasi isu yang beredar, tetapi juga mencakup penguatan sistem deteksi dini terhadap potensi penyebaran informasi keliru di berbagai platform. Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif, pemantauan media, hingga peningkatan literasi digital publik.
BGN juga mendorong transparansi pelaksanaan program dengan menyediakan akses informasi resmi serta kanal pengaduan bagi masyarakat. Saluran ini diharapkan menjadi rujukan utama bagi publik untuk memperoleh informasi yang benar sekaligus melaporkan dugaan penyimpangan di lapangan.
“Pemerintah harus hadir bukan hanya dalam menjalankan program, tetapi juga menjaga kualitas informasi yang beredar. Sinergi ini penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh narasi yang menyesatkan,” ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Komunikasi dan Media Massa, Molly Prabawaty, menyebut kolaborasi lintas lembaga berbasis data merupakan strategi efektif untuk menangkal hoaks terkait MBG. Ia menilai kerja sama tersebut dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap program nasional yang tengah dijalankan pemerintah.
“Kolaborasi BGN dengan Kemkomdigi menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan berbasis data dapat mencegah penyebaran hoaks sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program nasional seperti MBG,” ujar Molly. (ant/isl)
